Dari Jual Jelly Susu Kini Ingin Buka Mie Ayam, Kisah Peserta Pelatihan CSR PIK2 di Kronjo

Peserta mendapat ilmu dan bantuan modal peralatan untuk kembangkan ekonomi keluarga secara mandiri.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 13 Juli 2026 | 11:05 WIB
Dari Jual Jelly Susu Kini Ingin Buka Mie Ayam, Kisah Peserta Pelatihan CSR PIK2 di Kronjo
Pelatihan kewirausahaan sering kali menjadi titik awal lahirnya ide usaha baru. Hal itu dirasakan Ratna Mustika, peserta Pelatihan Usaha Kuliner Mie Ayam yang digelar CSR PIK2 bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang di Kecamatan Kronjo. [Dok Pribadi]
Baca 10 detik
  • CSR PIK2 dan Disnaker Kabupaten Tangerang mengadakan pelatihan usaha kuliner mie ayam bagi warga di Kecamatan Kronjo pada Senin.
  • Sebanyak enam belas peserta menerima pelatihan teknis produksi, pengelolaan usaha, serta strategi pemasaran untuk mendukung pengembangan bisnis mandiri mereka.
  • Program ini memberikan bantuan gerobak dan peralatan usaha kepada delapan peserta terpilih guna memperkuat ekonomi keluarga serta lingkungan sekitar.

SuaraBanten.id - Pelatihan kewirausahaan sering kali menjadi titik awal lahirnya ide usaha baru. Hal itu dirasakan Ratna Mustika, peserta Pelatihan Usaha Kuliner Mie Ayam yang digelar CSR PIK2 bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang di Kecamatan Kronjo.

Ratna sebelumnya berjualan jelly susu. Setelah mengikuti pelatihan selama lima hari, ia mulai menyusun rencana mengembangkan usaha kuliner dengan konsep yang lebih variatif.

"Dulu jualan jelsu (jelly susu). Terima kasih sama PIK udah ngasih modal, ibaratnya modal gerobak, modal peralatan. Rencananya kalau saya pengennya nanti mienya ada warna hijau, jadi lebih varian, lebih bervariasi. Jadi mie ayam nggak kudu begini doang kan, biar pendapatannya bisa lebih banyak lagi," katanya, Senin (13/7/2026).

Pelatihan tersebut diikuti 16 peserta dengan materi yang tidak hanya membahas teknik membuat mie ayam, tetapi juga pengelolaan usaha, perhitungan biaya produksi, hingga strategi pemasaran. Sebagai tindak lanjut, delapan peserta memperoleh gerobak beserta perlengkapan usaha sehingga dapat langsung memulai bisnis.

Baca Juga:Wujudkan Pesisir Sehat di Tangerang, Desa Kampung Besar Bebas BABS Dideklarasikan

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menilai kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan CSR PIK2 menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan masyarakat.

“Kita doakan semua penerima manfaat ini bisa berhasil dan memberikan tambahan perekonomian untuk keluarganya. Terima kasih kepada PIK2 atas program CSR yang telah diberikan,” ujarnya.

Program pemberdayaan seperti ini menjadi salah satu contoh bagaimana pelatihan dapat dihubungkan langsung dengan peluang usaha. Selain meningkatkan keterampilan, peserta juga memperoleh sarana awal untuk membangun usaha mandiri.

Melalui inisiatif tersebut, CSR PIK2 mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang ekonomi di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga:Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, PIK2 Gandeng Usaha Mikro Teluknaga Lewat Bantuan Sarana Usaha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak