Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang

Niatnya mencari nafkah di dekat Gedung Graha Pancasila justru harus menyeretnya berurusan dengan hukum. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakaan sepeda motor.

Andi Ahmad S
Selasa, 24 Februari 2026 | 23:11 WIB
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
Ojek di Pandeglang, Al Amin Maksum ditemani keponakannya Euis [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Baca 10 detik
  • Tukang ojek Al Amin (43) ditetapkan tersangka kecelakaan tewaskan penumpang di Pandeglang pada Selasa (27/1/2026).
  • Kecelakaan terjadi saat Al Amin hindari jalan berlubang, mengakibatkan penumpang terpental dan terlindas ambulans.
  • Al Amin berharap kasus ini diselesaikan kekeluargaan karena dampaknya menghentikan nafkah dan pendidikan anaknya.

SuaraBanten.id - Kisah pilu seorang tukang ojek pangkalan (opang), Al Amin Maksum (43), warga Pasir Bunut, Kelurahan Cilaja, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, kini menjadi sorotan publik.

Niatnya mencari nafkah di dekat Gedung Graha Pancasila justru harus menyeretnya berurusan dengan hukum. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas kecelakaan sepeda motor yang menewaskan penumpangnya, Khairi Rafi siswa SDN 1 Pandeglang.

Namun, Al Amin minta kasusnya dihentikan karena merasa insiden itu terjadi karena jalan berlubang, bukan murni kelalaiannya.

Al Amin masih seolah tak percaya bahwa dirinya harus jadi tersangka. Ia terjatuh saat mencoba menghindari jalan berlubang di Kampung Gardu Tanjak, Kecamatan Pandeglang atau tepat di depan Hotel Pandeglang Raya pada Selasa (27/1/2026) lalu.

Baca Juga:Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai

Nahas, tubuh korban Khairi Rafi justru terpental ke badan jalan dan terlindas sebuah mobil ambulans desa siaga yang muncul dari belakang dari arah bersamaan. Akibatnya, korban Khairi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara Al Amin mengalami luka-luka.

Korban Khairi Rafi meninggal di tempat setelah terpental ke badan jalan dan terlindas sebuah mobil ambulans desa siaga yang datang dari belakang arah bersamaan dengan sepeda motor Al Amin.

Al Amin bercerita, dirinya terpaksa harus menjadi tukang ojek selama hampir 15 tahun karena tidak memiliki pekerjaan lain. Hal itu dilakukannya untuk tetap bisa menopang perekonomian istri dan ketiga anaknya meski dalam keterbatasan. Sementara sang istri hanya seorang ibu rumah tangga.

Menurut Al Amin, dirinya mulai menekuni pekerjaan sebagai tukang ojek setelah salah seorang saudaranya berbaik hati meminjamkan sepeda motor berjenis Honda Revo kepada dirinya untuk dipakai mencari uang dengan perjanjian setoran Rp300 ribu per bulan.

"Jadi ojek sudah 15 tahun. Motor punya saudara saya, jadi saya setoran sehari Rp10ribu. Dari ngojek kadang dapat Rp70 ribu, kadang Rp50 ribu sehari. Dipotong setoran, terus bensin, sisanya dikasih ke istri," ungkap Al Amin saat ditemui di kediamannya, Selasa (24/2/2026).

Baca Juga:Gugat Gubernur Banten Karena Jalan Rusak, Pemprov Siap Hadapi Tukang Ojek Pandeglang

Memiliki 3 anak, diakui Al Amin tak jarang membuat dirinya harus makan seadanya karena penghasilannya sebagai tukang ojek relatif kecil. Terlebih bila kedua putranya yang bersekolah di tingkat SMA dan SMP tengah membutuhkan biaya untuk sekolah.

"Anak 3, yang pertama pesantren, yang kedua SMP, ketiga belum sekolah," ujarnya.

Saat ini, Al Amin beserta keluarganya tinggal di sebuah rumah berukuran 6x6 hasil mendapatkan bantuan program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) dari pemerintah pada tahun 2018 silam.

Saat ini kondisinya cukup memprihatinkan karena terlihat masih belum jadi. Kondisi dindingnya masih berupa semen dan bata merah yang sangat terlihat. Bagian ruang tamu pun hanya sebagian yang sudah disemen, selebihnya masih tanah.

Tersedia 2 kamar tidur yang belum memiliki pintu, hanya kain sarung yang diubah menjadi layaknya sebuah pintu. Sementara bagian dapur masih menggunakan kayu bakar untuk memasak dengan beralaskan tanah.

Setelah kejadian kecelakaan yang menimpa dirinya, Al Amin bukan saja sudah tidak bisa ngojek kembali karena sepeda motornya masih tertahan di kantor polisi, namun juga terancam bayang-bayang penjara usai keluarga korban melaporkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak