"Adanya peningkatan kapasitas dermaga ini akan memungkinkan kapal-kapal dengan muatan yang lebih besar dapat sandar, seperti Jatra II yang sudah beroperasi sejak 15 Desember 2023,” ujar Shelvy.
Selain itu, pada layanan Natal dan tahun baru kali ini, sebagai upaya untuk optimalisasi layanan penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk, mulai 15 Desember 2023 sampai 6 Januari 2024 dilakukan pengalihan layanan angkutan penyeberangan yang semula lintas Ketapang (Banyuwangi)-Lembar (NTB) menjadi Jangkar (Situbondo)-Lembar (NTB).
Karenanya, selama periode tersebut Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jatim, hanya akan terfokus melayani pengguna jasa yang akan menuju Gilimanuk, Provinsi Bali.
Bukan hanya pengalihan layanan, ASDP juga menambah kapasitas pelabuhan dengan mempersiapkan Dermaga Bulusan yang terletak di sebelah Pelabuhan Ketapang.
Baca Juga:Ratu Tatu Chasanah di Hadapan Kepala Sekolah di Serang: Jangan Lakukan Pungutan Liar!
Lebih lanjut, Shelvy berencana meningkatkan kelancaran operasional dan pelayanan di Pelabuhan Ketapang. Hal tersebut dilakukan melalui rekayasa pengalihan layanan yang semula layanan LCM Ketapang-LCM Gilimanuk menjadi Dermaga Bulusan-LCM Gilimanuk.
Dermaga Bulusan tersebut nantinya akan difokuskan untuk kendaraan angkutan barang (truk) yang akan menyeberang ke Pulau Bali.
"Pemisahan kendaraan penumpang dan barang ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas operasional dan pelayanan di Pelabuhan Ketapang," pungkasnynya.