alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabur Dari Ambulans, Pasien Positif Corona Membaur Massa Demo UU Ciptaker

M Nurhadi Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:13 WIB

Kabur Dari Ambulans, Pasien Positif Corona Membaur Massa Demo UU Ciptaker
Gambar sebagai ilustrasi-- Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan pendataan pasien tanpa gejala COVID-19 di Puskesmas Kecamatan Makassar, Jakarta, Kamis (24/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Sampai saat ini kami masih mencari keberadaan E. Dia meloncat dari ambulans dan berbaur dengan massa aksi yang menolak UU Cipta Kerja," ujar Susan.

SuaraBanten.id - Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yyang juga pemilik sebuah panti pijat Wijaya di Kebon Jeruk, Jakarta Barat berinisial E (34) kabur saat dibawa ambulance menuju Wisma Atlet.

Bahkan, E belakangan diketahui membaur bersama massa aksi yang menolak UU Cipta Kerja pada 8 Oktober lalu.

Hingga kini, sebut Kepala Panti Sosial Bina Karya Wanita Harapan Mulia Kedoya, Susan J Zulkifli, E masih dalam pencarian petugas.

"Sampai saat ini kami masih mencari keberadaan E. Dia meloncat dari ambulans dan berbaur dengan massa aksi yang menolak UU Cipta Kerja," ujar Susan di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (20/10/2020).

Sebelumnya diketahui, E merupakan pemilik dari panti pijat Wijaya yang digerebek aparat lantaran tetap beroperasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Susan mengatakan, E ketahuan positif virus corona berdasarkan hasil swab test yang digelar setelah penggerebekan.

Setidaknya ada 11 perempuan diamankan aparat dan diboyong ke Panti Sosial Bina Karya Wanita. Selain E, mereka yang dibawa adalah terapis pijat di lokasi tersebut.

Delapan orang kemudian dinyatakan positif Covid-19, dan satu diantara kasus positif diketahui komorbid HIV/AIDS.

E dan tujuh karyawannya yang terpapar COVID-19 kemudian dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran untuk menjalani isolasi. Namun di tengah perjalanan, ambulans yang membawa mereka terjebak macet akibat massa pedemo di kawasan Sawah Besar.

E yang duduk di pinggir baris kedua nekat membuka pintu dan langsung melarikan diri mendekati massa aksi, agar tidak terkejar oleh petugas ambulans.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait