Waspada Paparan BPA Galon Guna Ulang, Pakar Ungkap Risiko Pubertas Dini pada Anak

Salah satu faktor lingkungan yang diduga kuat menjadi pemicunya adalah paparan Bisphenol A (BPA), zat kimia yang lazim ditemukan pada kemasan plastik makanan dan minuman.

Andi Ahmad S
Selasa, 26 Mei 2026 | 19:30 WIB
Waspada Paparan BPA Galon Guna Ulang, Pakar Ungkap Risiko Pubertas Dini pada Anak
Ilustrasi Waspada Paparan BPA Galon Guna Ulang, Pakar Ungkap Risiko Pubertas Dini pada Anak . (Shutterstock)
Baca 10 detik
  • Prof. Budi Wiweko menyatakan paparan kimia BPA pada galon guna ulang memicu gangguan hormon dan pubertas dini anak.
  • Paparan BPA meniru hormon estrogen yang menyebabkan perkembangan fisik organ reproduksi anak lebih cepat dari usia seharusnya.
  • Dampak jangka panjang bagi anak meliputi risiko obesitas, diabetes, kanker payudara, serta berbagai masalah kesehatan mental lainnya.

SuaraBanten.id - Tren terjadinya pubertas dini pada anak kini tengah menjadi perhatian serius para pakar kesehatan di Indonesia.

Salah satu faktor lingkungan yang diduga kuat menjadi pemicunya adalah paparan Bisphenol A (BPA), zat kimia yang lazim ditemukan pada kemasan plastik makanan dan minuman, termasuk galon air minum guna ulang.

Dalam sebuah diskusi di kanal YouTube Raditya Dika bertajuk 'Akibat Puber Terlalu Cepat', Pakar Obstetri dan Ginekologi, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko (Prof. Iko), membedah bagaimana zat kimia di sekitar kita dapat mengganggu sistem hormon manusia.

Menurut Prof. Iko, pubertas dini dipengaruhi oleh dua faktor utama genetik dan lingkungan. Berbeda dengan genetik yang sudah bawaan lahir, faktor lingkungan—seperti penggunaan kemasan pangan seharusnya dapat dikontrol oleh orang tua.

Baca Juga:Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat

BPA masuk dalam kategori Endocrine Disrupting Chemicals (EDC) atau zat pengganggu hormon.

"Zat-zat yang terdapat di lingkungan itu bisa mengganggu mekanisme kerja hormon," jelas Prof. Iko.

Secara teknis, BPA memiliki struktur yang menyerupai hormon estrogen. Ketika masuk ke dalam tubuh anak, zat ini bekerja pada organ sasaran estrogen seperti rahim dan payudara.

Dampak pada Anak Perempuan yakni Paparan BPA pada usia dini dapat memicu pertumbuhan payudara dan rahim lebih cepat dari usia seharusnya.

"Kondisi di mana tubuh anak berkembang menjadi dewasa terlalu cepat sebelum waktunya," katanya.

Baca Juga:Gubernur Banten: RS Dilarang Tolak Pasien BPJS PBI yang Sedang Dinonaktifkan

Prof. Iko menambahkan bahwa isu BPA sangat erat kaitannya dengan kesehatan reproduksi secara umum. Paparan zat pengganggu hormon seperti Bisphenol dan Dioksin berkaitan dengan berbagai gangguan medis, seperti Kista endometriosis dan miom, Gangguan pematangan sel telur dan ovulasi, Kesulitan hamil (infertilitas).

Ilustrasi galon. (Elements Envanto)
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

"Ketika ibu hamil dalam tiga bulan pertama, itu tidak boleh terekspos dengan itu (BPA)," tegas Prof. Iko,
Senada dengan Psikolog Ratih Zulhaqqi, dia menekankan bahwa kondisi ini sering kali baru disadari orang tua setelah melakukan konsultasi medis.

Secara psikososial, anak yang mengalami pubertas dini berisiko mengalami tekanan mental karena merasa "berbeda" dari teman sebaya.

Berdasarkan data dari Endocrine Society, terdapat rentetan risiko kesehatan jangka panjang yang membayangi, antara lain:

  • Peningkatan risiko obesitas dan diabetes.
  • Gangguan kardiovaskular.
  • Risiko kanker payudara di masa dewasa.
  • Masalah kesehatan mental dan ketidaksiapan emosional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak