SuaraBanten.id - Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan oknum DPRD Pandeglang berinisial Y terhadap seorang perempuan warga Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten terus berlanjut.
Terbaru, Ketua Komnas Perlindungan Anak atau KPA Kabupaten Pandeglang, Gobang Pamungkas turut dimintai keterangan sebagai saksi atas kasus pencabulan oleh penyidik Satreskrim Polres Pandeglang.
Dalam kesempatan itu, Gobang mengaku mendukung penuh langkah yang diambil Satreskrim Polres Pandeglang dalam menangani kasus dugaan pencabulan yang melibatkan wakil rakyat itu.
Gobang bahkan meminta pada aparat kepolisian Polres Pandeglang untuk mengusut tuntas kasus ini jika unsur-unsurnya sudah terpenuhi.
Baca Juga:Pertama di Cilegon, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum Dibuka di The Royale Krakatau Hotel
“Saya mendukung kalau ini terpenuhi unsurnya, usut saja karena kasian juga korban mencari keadilan. Kalau menurut penyidik sudah masuk unsur-unsur sesuai pasal yang disangkakan 289 KUHP ya lanjutkan. Kami hari ini menjadi saksi dalam rangka itu, kami sudah buka semuanya kepada penyidi," ujar Gobang usai keluar dari ruang penyidik, Senin (28/11/2022).
Kata Gobang, korban memang pernah membuat surat pernyataan pencabutan laporan dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh terduga pelaku.
Namun, Gobang menduga syarat tersebut tidak dipenuhi oleh terduga pelaku sehingga dugaan kasus pencabulan yang dilakukan oknum DPRD Pandeglang ini kembali bergulir.
"Jadi pada saat korban membuat pernyataan surat pencabutan laporan itu dengan beberapa syarat, syarat yang pertama itu adalah pelaku meminta maaf langsung kepada korban dan ibu korban. Menurut saya ibu korban ini bijaksana karena yang menginisiasi musyawarah pertama kali itu ibu korban,” ungkapnya.
"Yang saya tahu korban hanya pernah membuat surat pencabutan dengan beberapa syarat, saya tidak tahu secara detail tetapi setelah lebaran itu pelaku sempat bertemu dengan ibu korban," jelasnya
Baca Juga:5 Daya Tarik Anyer yang Tak Terlupakan, Lebih dari Sekadar Pantai dan Hotel Mewah
Terduga pelaku juga sempat meminta maaf kepada ibu korban dan ibu korban meminta beberapa syarakt ke terduga pelaku.
- 1
- 2