Sangat Miris, Bidan dan Bayi 7 Bulan Dipenjara di Rutan Pandeglang, Padahal Punya Penyakit Jantung

Bayi R terpaksa ikut sang ibu tinggal di Rutan Pandeglang karena memiliki penyakit jantung bawaan sejak lahir sehingga tidak bisa dipisahkan dengan sang ibu.

Andi Ahmad S
Minggu, 27 November 2022 | 20:17 WIB
Sangat Miris, Bidan dan Bayi 7 Bulan Dipenjara di Rutan Pandeglang, Padahal Punya Penyakit Jantung
Ilustrasi bayi (Unsplash)

SuaraBanten.id - Seorang bidan berinisial N dan bayinya berinisial R berusia 7 bulan dipenjara di di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pandeglang, Banten.

Diketahui, bayi dan bidan tersebut dilaporkan seorang dokter atas dugaan pemalsuan tanda tangan surat keterangan Covid-19 atas permintaan salah seorang warga.

Bayi R terpaksa ikut sang ibu tinggal di Rutan Pandeglang karena memiliki penyakit jantung bawaan sejak lahir sehingga tidak bisa dipisahkan dengan sang ibu.

Meski suami N sudah memohon penangguhan penahanan pada Pengadilan Negeri Pandeglang namun permohon itu belum juga di kabulkan.

Baca Juga:Polda Banten Klaim Kecelakaan Lalu Lintas Turun 12 Persen

Ketua Komnas Anak Pandeglang, Gobang Pamungkas yang mengunjungi N beserta bayinya di Rutan Kelas IIB Pandeglang mengaku miris dengan keadaan N dan Bayinya. Pasalnya, saat dikunjungi, di wajah bayi R terlihat beberapa bekas gigitan serangga.

Melihat kondisi tersebut dan ruangan yang ada di Rutan Kelas IIB Pandeglang, Gobang menilai jika ada beberapa hal anak yang tidak terpenuhi salah satunya ruang bermain untuk anak.

“Saat bertemu, terlihat di salah satu sudut wajah bayi R seperti ada beberapa bekas gigitan serangga. Bayi R bersama ibu N sudah 7 hari ditempatkan di Klinik Rutan Pandeglang dan tinggal seadanya, tentu ada banyak hak-hak anak yang terenggut, bahkan saat akan pamit pulang, bayi R seperti tidak ingin lepas dan masih mengajak bermain,” kata Gobang, mengutip dari Bantennews -jaringan Suara.com, Minggu (27/11/2022).

Dia membeberkan, melihat kondisi tersebut dia menduga Rutan Kelas IIB Pandeglang melanggar Pasal 128, Ayat 2 dan 3 Juncto Pasal 200 Nomor 36 tahun 2009 tentang Undang-undang Kesehatan, Peraturan bersama Undang-undang Nomor 13 Tahun 2013 Pasal 83, Pasal 153 Ayat 1 dan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Ada pelanggaran hak-hak anak terkait dengan penempatan anak tersebut di dalam Rutan, yaitu hak anak untuk bermain karena usinya masih 7 bulan, hak anak untuk mendapat asupan gizi, dan terhambatnya pemberian ASI eksklusif. Selain itu, dari sisi kesehatan saat ini bayi R masih dalam masa terapi akibat penyakit jantung bawaan yang dideritanya sejak lahir,” terangnya.

Baca Juga:Waspada, Wilayah Banten Diprediksi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Hari Ini

Sementara itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Ajat Sudrajat mengakui bahwa di Rutan Kelas IIB Pandeglang tidak memiliki fasilitas seperti di Rutan atau Lapas Perempuan.

News

Terkini

Kronologi penculikan anak di Cilegon, Banten tersebut pun kemudian diungkap oleh Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Muhammad Nandar saat pres rilis di Mapolres Cilegon.

News | 17:30 WIB

Lalu, pertanyaannya bagaimana trend digital di tahun 2023? simak jawabannya di Local Media Outlook 2023.

News | 16:40 WIB

Tangis sang ayah pecah saat melihat anaknya kembali ke pelukan sang istri, ia pun tampak mengambil posisi sujud syukur sambil menangis histeris.

News | 09:41 WIB

Kabar AS berhasil ditemukan itu dikabarkan Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui akun Instagram Polres Cilegon @polres_cilegon.

News | 09:16 WIB

Ibu tiga anak tersebut bahkan tak segan menghina serta membongkar beberapa aib Bunda Corla, mulai dari tudingan tidak membayar pajak di Jerman hingga menyebutnya transgender.

News | 20:03 WIB

SuaraBanten.id bakal membahas sejak awal PT Nikomas dikabarkan bakal pindah ke Pekalongan, Jawa Tengah hingga berujung pengunduran diri sukarela dan PHK sepihak.

News | 20:27 WIB

PHK sepihak itu dilakukan lantaran jumlah kuota pengunduran diri sukarela yang dibuka PT Nikomas Gemilang sebanyak 1.600 karyawan tidak terpenuhi.

News | 19:42 WIB

Perseteruan itu berawal dari Nikita Mirzani yang menuding Ivan Gunawan hampir mengirim guna-guna.

News | 10:38 WIB

Sinar Mas Land menangkap momentum tersebut dan menyiapkan stimulus agar masyarakat tetap melirik sektor properti pada 2023.

News | 08:35 WIB

Seperti yang dikutip dari unggahan video akun Instagram @insta_julid, Jumadi, kuasa hukum Rozy Zay Hakiki menyampaikan bila dirinya mengutamakan perdamaian.

News | 23:34 WIB

Usai memberikan komentar seperti ujaran kebencian, pemuda itu langsung diberi ganjaran yakni dipecat oleh perusahaan dimana dia bekerja.

News | 22:57 WIB

ibu Norma Risma muncul ke publik membantah tudingan selingkuh dengan menantu sendiri dan menegaskan tuduhan netizen terhadapnya tidak benar.

News | 19:08 WIB

Gempa Tangerang diinformasikan melalui cuitan akun Twitter resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

News | 11:34 WIB

Informasi gempa Banten dikabarkan melalui cuitan akun Twitter resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) @infoBMKG.

News | 09:15 WIB

AS yang merupakan ayah kandung korban tega menggagahi anaknya lantaran sedang pisah ranjang atau proses cerai dengan sang istri.

News | 23:11 WIB
Tampilkan lebih banyak