- Rutan Kelas IIB Serang mengadakan aksi bersih-bersih Masjid Agung Ats-Tsauroh pada Selasa, 17 Februari 2026.
- Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan sarana ibadah menjelang Ramadan.
- Rutan juga menyiapkan agenda spiritual seperti tarawih, tadarus, dan buka puasa bersama warga binaan.
SuaraBanten.id - Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Serang, menggelar aksi sosial bersih-bersih masjid, Selasa (17/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, Banten.
Kepala Rutan Kelas IIB Serang Rangga Permata mengatakan, aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Rutan Kelas IIB Serang terhadap kebersihan sarana ibadah serta lingkungan sekitar, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih nyaman.
"Melalui kerja bakti ini, kami ingin turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan ibadah yang bersih dan nyaman menjelang Ramadhan, sekaligus menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan kepada warga binaan," kata Rangga, Selasa (17/2/2026).
Melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan mesjid, Rangga berharap seluruh jajaran semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan, sekaligus mempererat kebersamaan dan solidaritas antarpegawai.
Baca Juga:Miris! Oknum Kapolres Titip Satu Koper Narkoba ke Anggota Polres Tangsel
Untuk itu, ia pun berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan positif yang mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan humanis.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar bersih-bersih, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan serta upaya membangun budaya kerja yang disiplin dan peduli kebersihan,” tuturnya.
Selain aksi bersih-bersih, kata Rangga, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah agenda rutin yang komprehensif bagi para WBP yang beragama Islam, yakni shalat tarawih berjamaah dan tadarus Alquran bersama untuk memperdalam ilmu agama.
Kemudian lanjut Rangga, buka puasa bersama antara para WBP dengan pihak keluarga masing-masing sudah direncanakan untuk memberikan kesempatan supaya bisa merasakan momen buka puasa bersama keluarga tercinta.
"Pendekatan humanis dan spiritual ini, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari proses pembinaan kepribadian," ucapnya.
Baca Juga:Healing Seru! 4 Destinasi Alam di Lebak dan Cilegon Bagi Gen Z
"Dan dengan lingkungan yang bersih dan agenda yang padat akan nilai keagamaan, diharapkan warga binaan dapat menjalani masa pidana dengan semangat perubahan positif," tandas Rangga.
Kontributor : Yandi Sofyan