- PT. Technosoft Indo Prima meluncurkan Disiplinku, aplikasi terpadu manajemen SDM berbasis AI, pada 7 Februari 2026 di Cibinong.
- Aplikasi ini mengelola presensi akurat dengan teknologi deteksi wajah serta dokumen dan pengetahuan tim secara terintegrasi.
- Disiplinku bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas operasional dalam pengelolaan sumber daya manusia perusahaan modern.
SuaraBanten.id - Transformasi digital kini merambah setiap lini bisnis, tak terkecuali manajemen sumber daya manusia (SDM). PT. Technosoft Indo Prima, sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia, secara resmi meluncurkan Disiplinku, sebuah aplikasi digital terpadu yang dirancang khusus untuk membantu organisasi dan perusahaan dalam mengelola presensi, dokumen resmi, serta pengetahuan tim berbasis kecerdasan buatan (AI).
Peluncuran aplikasi Disiplinku berlangsung di kantor Research and Development PT. Technosoft Indo Prima di Kelurahan Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Acara ini juga diisi dengan talkshow bertajuk "Disiplinku: Smart Platform to Manage Attendance, Official Documents, and AI-Powered Team Knowledge" yang menghadirkan para narasumber kompeten dari berbagai latar belakang.
Mereka adalah Irjen. Pol. (Purn) Yehu Wangsajaya, H Deden Rahmawan selaku CEO PT Technosoft Indo Prima, Prof Muhammad Zarlis selaku Pakar Ilmu Komputer dan Guru Besar Kecerdasan Buatan (AI), dan Bambang Rukminto selaku Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS).
Baca Juga:TangerangFast, Solusi Digital untuk Aktivitas Harian Warga PIK
CEO PT Technosoft Indo Prima, Deden Rahmawan, menjelaskan bahwa Disiplinku merupakan aplikasi presensi online dan manajemen karyawan yang memungkinkan pengelolaan kehadiran, administrasi, dan data SDM secara praktis, transparan, dan dalam satu sistem yang terintegrasi.
“Aplikasi ini hadir sebagai solusi atas tantangan pengelolaan SDM di era kerja modern dan transformasi digital,” ujar Deden Rahmawan.
Fitur Unggulan Disiplinku yang dilengkapi teknologi terkini memastikan keakuratan data dan efisiensi operasional, di antaranya:
- Face Recognition and Liveness Detection (untuk presensi akurat)
- Device Detection and Anti Fake-GPS (mencegah kecurangan lokasi)
- Geotagging Presensi
- Pengajuan cuti, izin, lembur, dan reimbursement digital
- Kunjungan klien dan nota dinas digital
- Linimasa aktivitas kerja
- SOS Button sebagai pendukung SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Melalui fitur Info Pintar berbasis AI, Disiplinku juga membantu organisasi memantau data kehadiran, menganalisis tren kedisiplinan, serta mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih cepat, akurat, dan berbasis data.
“Disiplinku kami hadirkan sebagai solusi terintegrasi untuk menjawab tantangan pengelolaan SDM di era digital. Kami percaya, sistem yang rapi dan data yang akurat merupakan fondasi utama dalam membangun tim yang produktif dan profesional,” jelas Deden Rahmawan.
Baca Juga:Sihir Niskala Hipnotis Ribuan Warga, Padukan Karinding dan Musik Kekinian
Sementara itu, Irjen Pol (Purn) Yehu Wangsajaya menilai Disiplinku berpotensi menjawab kegundahan antropolog Indonesia Prof Koentjaraningrat terkait etos kerja bangsa.
“Aplikasi Disiplinku karya Deden Rahmawan ini, bila digunakan secara masif, dapat menjadi instrumen perubahan perilaku kerja dan berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Senada, Pakar Ilmu Komputer dan Guru Besar Kecerdasan Buatan (AI) Prof Muhammad Zarlis menilai aplikasi Disiplinku sangat baik untuk diimplementasikan secara menyeluruh, mulai dari pegawai operasional hingga level pimpinan.
Platform ini dianggapnya tidak hanya mendukung kedisiplinan dan administrasi, tetapi juga membangun transparansi, akuntabilitas, serta keselarasan kerja lintas level dalam organisasi.
Konsultan dan Advisor ISESS, Bambang Rukminto, juga menilai Disiplinku memiliki dampak strategis yang melampaui kepentingan korporasi semata.