- Ketua DPC Gerindra Cilegon, Helldy Agustian, menyatakan akan mengawal program Presiden Prabowo dan bersikap kritis terhadap pemerintah daerah.
- Gerindra Cilegon mendukung kebijakan pemerintah kota jika berpihak pada masyarakat, namun akan kritis jika kebijakan tersebut merugikan warga.
- Fraksi Gerindra wajib mengawal program pusat dan daerah, namun kritik harus didasari oleh data dan fakta yang valid.
SuaraBanten.id - Gerindra Kota Cilegon memastikan bakal mengawal Program Presiden Prabowo Subianto dan kritis terhadap pemerintah. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPC Gerindra Cilegon, Helldy Agustian saat syukuran HUT ke-18 Partai Gerindra di Gedung Cilegon Creativ Center (GCCC), Sabtu 7 Februari 2026.
Helldy mengatakan, pada prinsipnya Gerindra Cilegon mensuport pemerintahan selama untuk kepentingan masyarakat. Namun, hal tersebut berbeda jika kebijakan tidak berpihak pada masayarakat.
"Tapi kalau agak sedikit berlawanan dengan kepentingan masyarakat, Fraksi Gerindra pasti secara otomatis akan sangat kritis," kata Helldy Agustian, 7 Februari 2026 malam.
Dalam kesempatan itu, Helldy menyebut sejumlah program Pemkot Cilegon yang dikritisi oleh beberapa anggota DPRD Cilegon dari Fraksi Gerindra.
Baca Juga:5 Poin Penting Kasus Pencemaran Asam Nitrat PT Vopak Terminal Merak yang Bikin Geger Cilegon
"Seperti JLU, kita cukup kritis. Bukan berarti tidak setuju, kita setuju selama itu tidak pincang," ungkap mantan Branch Manager Toyota Cabang Cilegon itu.
Mantan Wali Kota Cilegon ini juga mengaku akan mengawal program Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Andra Soni di Kota Cilegon.
"Tentu, program Pak Prabowo yang Asta Cita dan lainnya pasti kita kawal. Wajib juga anggota Dewan dari Gerindra mengawalnya, partai kita kan partai komando," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPC Gerindra Kota Cilegon Hasbi Sidik juga meminta anggota DPRD Cilegon Fraksi Gerindra kritis terhadap hal yang tidak pro rakyat. Namun, ia mewanti-wanti kekritisan tersebut harus disertai data-data valid.
"DPRD itu kan tugasnya kontroling atau mengontrol pemerintah dalam hal kebijakan. Ketika kita mengkritisi harus sesuai data dan fakta, bukan mengkritisi terhadap pribadi," tegasnya.
Baca Juga:Sambangi Cilegon, Menteri Wihaji Beri Arahan ke Tim Penyalur MBG Ibu Hamil dan Menyusui
Hasbi juga berpesan kepada pemeritah yang tengah menjabat harus terima jika dikritisi oleh anggota dewan Fraksi Gerindra.
"Kalau pemerintahan itu pasti dikritisi, Pak Prabowo juga kan dikritisi dengan kencang. Tapi demi perbaikan sebagai orang yang dipercayai masyarakat tidak boleh baperan," pungkasnya.