DLH Tangerang Uji Cemaran Pestisida di Sungai Cisadane: Warga Dilarang Mandi Cuci Sementara

Langkah ini adalah tindak lanjut terjadinya cemaran sungai akibat insiden kebakaran Gudang Pestisida di Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Andi Ahmad S
Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12 WIB
DLH Tangerang Uji Cemaran Pestisida di Sungai Cisadane: Warga Dilarang Mandi Cuci Sementara
Kondisi Sungai Cisadane (Suara.com/Irfan)
Baca 10 detik
  • DLH Kabupaten Tangerang menguji laboratorium sampel air Sungai Cisadane akibat insiden kebakaran gudang pestisida di Tangsel.
  • Kebakaran gudang pestisida pada Senin (9/2) di Tangsel menyebabkan residu kimia mencemari aliran sungai hilir Cisadane.
  • Pihak berwenang mengimbau warga di area hilir Sungai Cisadane sementara waktu tidak menggunakan air tersebut untuk konsumsi.

SuaraBanten.id - Pencemaran lingkungan kembali menjadi sorotan serius di Tangerang Raya. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang, Banten, kini melakukan uji laboratorium terhadap sampel air Sungai Cisadane.

Langkah ini adalah tindak lanjut terjadinya cemaran sungai akibat insiden kebakaran Gudang Pestisida di Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (9/2).

Kepala Bidang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) DLH Kabupaten Tangerang, Ari Margo menjelaskan bahwa residu dari kebakaran gudang kimia tersebut akan berdampak terhadap kualitas air Cisadane yang sejauh ini menjadi bahan konsumsi di sekitar Tangerang Raya.

"Sungai itu hilirnya ada di Kabupaten Tangerang, seperti di Teluknaga, Kosambi, Pakuhaji, dan Sepatan, jadi kita cek di hilir," ujarnya.

Baca Juga:5 Poin Penting Kasus Ngeri Warga Tangerang Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik dan Wajah Dilakban

Saat ini, DLH Kabupaten Tangerang telah mengambil sampel air Sungai Cisadane untuk dilakukan uji laboratorium.

"Untuk sementara ini daerah aliran Sungai Cisadane dan anak sungainya, yang berpotensi terlewati aliran itu, untuk sementara jangan mengonsumsi untuk apa namanya mandi cuci itu dulu sementara," ujarnya.

Sebelumnya kata dia, kebakaran gudang bahan kimia pestisida di Taman Tekno, Blok K3, Nomor 37, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (9/2), menimbulkan dampak lingkungan yang terlihat serius.

Aliran kali di sekitar lokasi dilaporkan tercemar, ditandai dengan perubahan kondisi air serta ikan yang mengapung mati akibat terpapar pestisida.

Kepala Seksi Pengendalian, Pencemaran, dan Pengawasan Lingkungan (P3L) DLH Tangsel, Hadiman, mengatakan berdasarkan hasil penelusuran lapangan ditemukan sumber pencemaran berasal dari cairan kimia.

Baca Juga:Misteri Bau Menyengat di Kali Serpong Terjawab, Ini Penyebabnya

"Iya dari cairan kimia di lokasi kebakaran gudang pestisida," ucapnya.

Menurutnya, cairan kimia tersebut berasal dari gudang penyimpanan pestisida di Kota Tangsel, di mana gudang itu terjadi kebakaran sehingga sejumlah bahan kimia dilakukan penyemprotan oleh pihak damkar dan tersebar ke bantaran kali.

"Kejadian tersebut mengakibatkan kondisi aliran kali mengalami perubahan warna dan berbau. Bahkan, ikan yang berada dalam aliran kali itu mengambang mati akibat terpapar cairan pestisida dari lokasi gudang penyimpanan yang kebakaran. Akibatnya bahan cairan kimia terbawa arus hingga mengalir ke anak kali yang berwarna putih dengan aroma menyengat. Jadi dia (lokasi kebakaran) enggak ada produksi," kata dia. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak