-
Niskala sukses memukau ribuan penonton di Cibinong Situ Plaza pada malam tahun baru lewat perpaduan alat musik tradisional Sunda dan aransemen modern yang sangat relevan bagi selera musik generasi muda.
-
Grup musik ini berhasil mendobrak stigma kuno dengan memboyong instrumen leluhur seperti Karinding dan Tarawangsa ke panggung besar, menciptakan harmoni etnik kontemporer yang megah, segar, serta sangat berkelas dunia.
-
Kehadiran Niskala menjadi simbol kebangkitan musik etnik di Bogor, membuktikan bahwa kreativitas dalam melestarikan budaya tradisional mampu menarik minat Gen Z sekaligus bersaing di tengah gempuran tren musik populer saat ini.
SuaraBanten.id - Panggung hiburan di Bumi Tegar Beriman kembali melahirkan talenta berbakat yang sukses mencuri perhatian publik. Di tengah gempuran musik pop dan elektronik, sebuah grup musik pendatang baru bernama Niskala muncul sebagai pembeda.
Penampilan mereka pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025) kemarin, sukses membuat ribuan pengunjung Cibinong Situ Plaza terpaku dan berdecak kagum.
Niskala tidak sekadar tampil, mereka membawa sihir melalui harmonisasi nada yang unik. Grup ini berhasil mendobrak stigma bahwa musik tradisional itu kuno.
Sebaliknya, mereka menyuguhkan komposisi yang segar, relevan, dan sangat istimewa bagi telinga anak muda zaman sekarang atau gen Z.
Baca Juga:Bukan Sekadar Teori: Kisah Mahasiswa IPB 'Menyatu' dengan Kota Kuasai Skala Lanskap Sesungguhnya
Niskala hadir dengan konsep musik tradisional dan kekinian. Mereka tidak ragu membawa alat-alat musik warisan leluhur ke atas panggung besar yang biasanya didominasi oleh gitar listrik dan drum.
Di atas panggung Cibinong Situ Plaza, personel Niskala dengan piawai memainkan deretan alat musik tradisional Sunda, antara lain, Angklung, Bonang, Karinding, Tarawangsa, dan Kecapi.
Instrumen-instrumen ini kemudian dibalut dengan aransemen modern menciptakan nada yang magis namun tetap bisa dinikmati sambil bergoyang tipis.
Respons penonton di lokasi sangat luar biasa. Bukan hanya kalangan budayawan tua yang menikmati, justru barisan depan panggung dipadati oleh kaum muda serta keluarga yang membawa anak-anak.
Mereka tampak kagum melihat bagaimana alat musik bambu dan kayu bisa menghasilkan suara yang begitu megah dan modern.
Penampilan Niskala menjadi oase di tengah kebisingan terompet tahun baru, memberikan pengalaman audio-visual yang berbeda dan berkelas.
Baca Juga:Aksi Nyata Suntik Dana Warga: Jalan Rusak Tangsel Ditambal Surya Insomnia, Pemda Cuma Lihat?
"Keren banget, nggak nyangka alat musik karinding bisa kedengeran se-modern ini. Niskala bener-bener local pride Bogor sih," ujar salah satu penonton muda Ahmad yang hadir di lokasi.
Kehadiran Niskala di berbagai acara belakangan ini menandakan kebangkitan skena musik etnik kontemporer di Kabupaten Bogor.
Mereka membuktikan bahwa melestarikan budaya tidak harus dengan cara yang kaku. Dengan kreativitas, warisan leluhur seperti Tarawangsa dan Karinding bisa tampil relevan dan bersaing di panggung hiburan utama.