alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Target Banten Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Halal, Begini Kata Wagub

Hairul Alwan Jum'at, 26 Maret 2021 | 07:45 WIB

Target Banten Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Halal, Begini Kata Wagub
Wagub Banten Andika Hazrumy [Ist]

"Saya berharap target Banten sebagai peringkat 10 besar daerah dengan destinasi pariwisata ramah muslim dapat terealisasi," kata Andika Hazrumy

SuaraBanten.id - Provinsi Banten ditargetkan menjadi salah satu dari 10 besar daerah yang memiliki destinasi wisata ramah muslim.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam Forum Dialog "Banten Menuju Destinasi Wisata Halal Dunia" Kamis (25/3/2021).

Kata Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy
Provinsi Banten memiliki potensi pariwisata yang luar biasa banyak dan variatif, serta banyak diminati wisatawan.

"Saya berharap target Banten sebagai peringkat 10 besar daerah dengan destinasi pariwisata ramah muslim dapat terealisasi," kata Andika Hazrumy dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual dalam agenda yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Banten di Kawasan Wisata Halal Baduy Outbond, Baros, Kabupaten Serang.

Baca Juga: Evaluasi PPKM Mikro, Ini Pernyataan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy

Andika Hazrumy menyebutkan, di Provinsi Banten tercatat ada 344 jenis potensi wisata alam seperti pantai, laut, gua, air terjun, dan gunung.

Selain itu, ada 591 jenis potensi wisata religi, sejarah budaya dan wisata ziarah. Serta, 231 jenis potensi wisata buatan atau wisata minat khusus.

"Ditambah lagi dengan potensi ekonomi kreatif masyarakat Banten yang semakin mengeliat dan menjadi salah satu sektor unggulan di masa yang akan datang," imbuhnya.

Untuk mencapai target tersebut, kata Andika, seluruh pihak terkait diminta mengoptimalkan 4 aspek penting yang menjadi parameter dalam Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) yang secara resmi diluncurkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2019.

Empat aspek tersebut yakni, Access yang meliputi kemudahan akses udara, darat dan air baik secara regional maupun global.

Baca Juga: Wagub Banten Pastikan Ketahanan Pangan Aman saat Pandemi Covid-19

Selanjutnya, komunikasi yang dimaksudkan agar informasi mengenai pariwisata ramah Muslim dapat tersampaikan kepada wisatawan. Diperlukan juga edukasi stakeholder melalui pelatihan, workshop, atau forum diskusi pengembangan wisata halal di destinasi tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait