Wagub Banten Pastikan Ketahanan Pangan Aman saat Pandemi Covid-19

Pemprov Banten telah menyalurkan cadangan beras sebanyak 831.830 kilogram untuk 83.183 KK di 603 desa dan 83 kecamatan se-Provinsi Banten.

Dwi Bowo Raharjo
Jum'at, 22 Januari 2021 | 07:30 WIB
Wagub Banten Pastikan Ketahanan Pangan Aman saat Pandemi Covid-19
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. [Suara.com/Sapulloh]

SuaraBanten.id - Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy memastikan kondisi ketahanan pangan di Provinsi Banten pada massa Pandemi Covid-19 aman dan terkendali.

Hal tersebut diungkapkan Andika saat menemui kunjungan kerja Badan Legislasi DPR RI di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (21/1/2021).

Andika mengatakan, Pemprov Banten telah menyalurkan cadangan beras sebanyak 831.830 kilogram untuk 83.183 KK di 603 desa dan 83 kecamatan se-Provinsi Banten.

Berdasarkan analisa ketahanan pangan komposit, terdapat 8 Kecamatan dari 155 kecamatan di Provinsi Banten yang rentan terhadap rawan pangan atau masuk dalam.

Baca Juga:Epidemiog Ungkap Kunci Kendalikan Pandemi Covid-19 di Indonesia, Apa Itu?

"Delapan kecamatan itu tersebar di Kota Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak,” ungkapnya.

Untuk keamanan pangan segar sendiri, Pemprov Banten melalui Dinas Ketahanan Pangan telah menerbitkan 297 sertifikasi atau registrasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).

"Provinsi Banten juga merupakan salah satu provinsi penghasil beras dengan total luas lahan sawah sebesar 204.335 Hektare," jelasnya.

Data tersebut berdasarkan hasil penghitungan BPS menggunakan metode KSA (Kerangka Sampel Area), Provinsi Banten menduduki posisi ke-10 sebagai Provinsi Penghasil Beras Tertinggi Nasional di tahun 2019 dengan produksi beras sebesar 843.000 ton.

"Berdasarkan data neraca ketersediaan dan kebutuhan beras periode bulan Januari-Desember 2020, ketersediaan beras di Provinsi Banten surplus sebesar 105.314 ton," pungkasnya.

Baca Juga:Penanganan Tidak Terkendali, Pandemi Covid-19 di Indonesia Bisa Makin Lama

Sementara itu, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Willy Aditya mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan dana sekitar Rp104,2 triliun yang ditujukan untuk mendorong produksi komoditas pangan.

Produksi komoditas pangan itu bisa diwujudkan dengan membangun sarana prasarana dan penggunaan teknologi dalam merevitalisasi sistem pangan nasional, memperkuat korporasi petani dan nelayan secata digital. "Kunker ini salah satunya untuk menyerap aspirasi daerah terkait dengan pembangunan ketahanan pangan,” ujarnya.

Kontributor : Hairul Alwan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak