Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditinggal Istri, Kakek di Pandeglang Setubuhi Anak Penyandang Disabilitas

M Nurhadi Senin, 14 September 2020 | 17:25 WIB

Ditinggal Istri, Kakek di Pandeglang Setubuhi Anak Penyandang Disabilitas
Ilustrasi pencabulan. (Foto: via Batamnews.co.id)

"Korban dijanjikan uang sebesar Rp5 ribu. Korban hingga digerayangi dan di setubuhi. Kalau menurut korban itu dua kali," kata Sulistyo.

SuaraBanten.id - Ditinggal istri merantau ke luar kota, seorang pria paru baya berinisial R (46) di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang diduga mencabuli tetangganya berinisial K (17)

Parahnya, R melampiaskan nafsunya saat korban yang merupakan penyandang disabilitas sedang menonton televisi di kediamannya.

Pelaku ditangkap unit PPA dan unit Opsnal Satuan Reskrim Pandeglang pada Jumat (11/9/2020) sekitar pukul 22.30 WIB di rumahnya.

Dalam kasus ini polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 potong celana panjang warna abu-abu, 1 potong kerudung warna biru dan 1 potong baju warna oranye motif bunga.

Anggota Unit PPA Satreskrim Brigpol Sulistyo Wahyu Pratomo menjelaskan kasus pencabulan itu bermula saat korban bermain ke rumah pelaku untuk menumpang nonton TV. 

Saat melakukan aksi tidak terpujinya itu, korban diduga menurut saja karena tidak benar-benar memahami permintaan pelaku.

"Kalau dari keterangan korban, dia main ke rumah pelaku karena mereka bertetangga. Terus nonton TV, karena korban kurang (mengetahui maksud pelaku) sehingga korban menuruti saja," jelas Sulistyo saat dikonfirmasi suarabanten.id, Senin (14/9/2020).

Untuk melancarkan aksinya, korban  dijanjikan uang sebesar Rp 5000. Berdasarkan pengakuan korban aksi bejat R sudah melakukan pencabulan hingga dua kali. Pria paru baya itu diketahui memiliki istri, hanya saja istrinya tengah merantau.

"Korban dijanjikan uang sebesar Rp5 ribu. Korban hingga digerayangi dan di setubuhi. Kalau menurut korban itu dua kali. Dari keterangannya pelaku ini punya istri cuman lagi merantau,"ujarnya.

Setelah aksi bejadnya terungkap, pihak keluarga langsung melaporkan kasus tersebut ke Polres Pandeglang. Usai korban melapor polisi langsung mengamankan pelaku, lantaran khawatir pelaku melarikan diri. Saat di interogasi, keterangan pelaku masih plin plan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait