Indeks Terpopuler News Lifestyle

Bencana Longsor di Lebak, Satu Orang Tertimbun dan Belum Ditemukan

M. Reza Sulaiman Minggu, 05 Januari 2020 | 01:05 WIB

Bencana Longsor di Lebak, Satu Orang Tertimbun dan Belum Ditemukan
Lokasi bencana di kawasan Lebak Gedong Kabupaten Lebak pada Rabu (1/1/2020). [Suara.com/Yandhi Deslatama]

Bencana longsor yang disertai hujan deras dan banjir di Lebak, Banten, mengalami penambahan daftar korban.

SuaraBanten.id - Bencana longsor yang disertai hujan deras dan banjir di Lebak, Banten, mengalami penambahan daftar korban.

Akses komunikasi yang sulit dan jauhnya jarak membuat Basarnas baru mendapatkan laporan tentang satu orang yang diduga tertimbun longsor di Desa Maja, Kecamatan Sobang.

"Info terbaru yang kami terima hari ini bahwa di lokasi yang berbeda, yaitu Kecamatan Sobang dilaporkan satu orang tertimpa longsoran tanah di lereng bukit sampai ke Sungai Cisemeut," kata Kepala Basarnas Banten, Zaenal Arifin, saat dikonfrimasi melalui sambungan selulernya, Sabtu (04/01/2020).

Basarnas Banten mendapatkan laporan korban tertimbun longsor sekitar pukul 14.00 WIB. Karena jarak yang cukup jauh, tim Basarnas Banten sampai ke gerbang Kecamatan Sobang sekitar pukul 19.00 WIB dan memerlukan waktu dua jam lagi untuk sampai ke lokasi longsor.

Pencarian secara menyeluruh akan dilakukan besok pagi, Minggu (5/1), mengingat keadaan gelap yang mempersulit pencarian. Malam ini, mereka mengumpulkan sebanyak mungkin informasi terlebih dahulu untuk mempermudah pencarian.

"Masuknya bisa jalan kaki ke lokasinya itu, nah jalan kakinya sekitar dua jam, yang jelas jauh dan rusak. Kalau dari cerita warga itu katanya longsoran itu lumayan, luasnya sampai beberapa ratus meter itu. Itu masuk ke aliran Sungai Cisimeut," ujarnya.

Identitas korban diketahui bernama Muhad, warga Desa Maja. Ia bersama rekannya Nana mendaki gunung saat kondisi hujan. Nana beruntung bisa menyelamatkan diri, namun tidak dengan Muhadi.

"Hanya dia saksi mata, temennya ini yang menyampaikan bahwa ada temannya terkena longsoran itu," terangnya.

Berdasarkan data dari Zaenal Arifin, jumlah korban meninggal akibat longsor dan banjir di Lebak berjumlah delapan orang. Tujuh orang menjadi korban bencana dan satu orang meninggal saat mengungsi karena kelelahan atas nama Suafrudin.

Sedangkan dalam pencarian satu orang bernama Rizki.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait