Pembalakan dan Tambang Liar Sebabkan Banjir Lebak, Polisi: Akan Didalami

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir mengatakan bakal akan menggaet Pemkab Lebak untuk mendalami dugaan pertambangan emas ilegal dan pembalakan liar.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 04 Januari 2020 | 11:11 WIB
Pembalakan dan Tambang Liar Sebabkan Banjir Lebak, Polisi: Akan Didalami
Sejumlah tiang listrik bertumbangan akibat banjir dan tanah longsor di Kabupaten Lebak, Banten. (Suara.com/Yandhi Deslatama)

SuaraBanten.id - Polda Banten berjanji akan mendalami penyebab banjir bandang dan longsor di Kabupaten Lebak yang diduga akibat aktivitas pembalakan dan tambang liar di sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Dalam peristiwa bencana alam tersebut, setidaknya menyebabkan enam kecamatan terdampak banjir bandang dan longsor yang mencakup wilayah Kecamatan Cipanas, Lebak Gedong, Sajira, Curug Bitung, Maja dan Cimarga.

"Sementara ini baru katanya begitu, nanti setelah ini selesai semua, bantuan, evakuasi, pertolongan, tanggap darurat akan kita dalami apakah penyebabnya. Saat ini, kami fokus pada pertolongan," kata Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir saat ditemui di lokasi bencana pada Sabtu (04/01/2020).

Untuk menyelidiki dugaan tersebut, Tomsi mengatakan bakal akan menggaet Pemkab Lebak untuk mendalami dugaan pertambangan emas ilegal dan pembalakan liar usai masa tanggap darurat kebencanaan selesai pada 14 Januari 2020 mendatang.

Baca Juga:Bupati Lebak: Banjir Bandang Akibat Pembalakan dan Tambang Emas Liar

"Karena ada perbedaan-perbedaan (becana) di titik-titik itu, sebab-sebabnya. Kalau di tempat lain kan air menggenang, di sini kan airnya ngebut. Nah, nanti itu akan kita dalami bersama instansi terkait. Mungkin LH, pemerintah setempat," katanya.

Untuk diketahui, saat ini tim SAR gabungan masih berupaya membuka akses menuju beberapa perkampungan yang masih terisolir, seperti di Desa Cilaksa yang berbatasan dengan Jasinga, Kabupaten Bogor. Dari penjelasan Tomsi, di wilayah tersebut masih ada sekitar 350 keluarga yang terisolir dan membutuhkan banyak bantuan.

"Di Cilaksa itu sudah mendekati Bogor, tapi kita mendapatkan laporan masih ada warga yang turun, masih ada satu kampung yang terisolir disana. Untuk sementara (Tim SAR Gabunhan) membawa sembako dulu, memikul sembako. Setelah itu kita upayakan untuk turun ke posko. Yang bertahan (di lokasi bencana) masih, cuma sudah dapat ditembus dengan TNI, Polri dan tim SAR, artinya kita sudah ngedrop sembako," jelasnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Baca Juga:Dampak Banjir Bandang Lebak Makin Parah, 28 Jembatan Rusak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak