- Polres Lebak menetapkan dua tersangka, NR dan MT, atas kasus penistaan agama melalui aksi menginjak Al-Qur'an di Malingping.
- NR berperan memerintahkan aksi dan merekam video, sementara MT melakukan tindakan tersebut sebagai bentuk pembuktian atas tuduhan pencurian.
- Kedua tersangka telah dititipkan di Lapas Rangkasbitung dan terancam hukuman penjara maksimal lima tahun sesuai aturan hukum berlaku.
SuaraBanten.id - Kasus viral di media sosial di Kabupaten Lebak, Banten baru-baru ini menjadi sorotan. Aksi dua wanita gegerkan warga Malingping karena injak Al-Qur'an ini memasuki babak baru.
Polres Lebak mempercepat penanganan kasus dugaan penistaan agama dengan menitipkan dua tersangka, NR dan MT, ke Lapas Kelas III Rangkasbitung.
Kepala Subsi Admisi Orientasi Lapas Rangkasbitung, Indra Fadh membenarkan pihaknya menerima penitipan kedua tersangka dari penyidik.
“Siang tadi dua tersangka dititipkan ke Lapas Rangkasbitung untuk kepentingan proses hukum,” kata Indra, dilansir dari BantenNews -jaringan Suara.com, Senin (13/4/2026).
Ia menegaskan, penitipan tersebut menjadi bagian dari proses penahanan selama penyidikan berlangsung.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengungkapkan, kronologi kasus yang sempat viral di media sosial.
Kasus ini bermula dari tuduhan pencurian yang dilontarkan NR, pemilik salon di Kecamatan Malingping, kepada MT.
Karena MT membantah tuduhan tersebut, NR meminta pembuktian dengan cara tidak lazim bersumpah sambil menginjak Al-Qur’an. NR juga mengarahkan perekaman aksi tersebut hingga akhirnya video itu tersebar luas.
“NR meminta sumpah dengan menginjak Al-Qur’an dan mengarahkan perekaman. Video itu kemudian beredar dan memicu reaksi masyarakat,” ujar Maruli.
Baca Juga: Kelakuan Bejat Mahasiswa Untirta: Tak Hanya Rekam Dosen di Toilet, Pernah Beraksi di SPBU
Polisi menangkap kedua tersangka pada Jumat, 10 April 2026. Dalam kasus ini, penyidik menetapkan peran masing-masing NR sebagai pihak yang memerintah dan mengarahkan perekaman, sementara MT menjalankan aksi yang menyinggung simbol keagamaan.
Penyidik turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain tiga unit ponsel untuk merekam, pakaian yang dikenakan saat kejadian, serta satu mushaf Al-Qur’an.
Polisi menjerat keduanya dengan sejumlah pasal dalam KUHP terkait penodaan agama dan penyebaran konten bermuatan permusuhan. Ancaman hukuman penjara maksimal mencapai lima tahun.
Maruli juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing emosi dan tidak ikut menyebarluaskan video yang dapat memicu keresahan.
“Kami minta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak menyebarkan ulang konten yang bisa memperkeruh situasi,” tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kelakuan Bejat Mahasiswa Untirta: Tak Hanya Rekam Dosen di Toilet, Pernah Beraksi di SPBU
-
Mahasiswa Perekam Dosen di Toilet Untirta Segera Jadi Tersangka
-
ASN Kota Tangerang Mulai WFH, Cek Daftar Layanan yang Tetap Buka
-
Sumpah Berujung Pidana, Ini Motif di Balik Viral Video Wanita Injak Al-Qur'an di Malingping
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang