- Seorang mahasiswa berinisial MZ tertangkap merekam dosen di toilet Universitas Sultan Ageng Tirtayasa pada 1 April 2026.
- Polda Banten menaikkan status kasus ke tahap penyidikan setelah menemukan bukti rekaman ilegal di ponsel pelaku.
- Pelaku mengakui perbuatannya dilakukan berulang kali di toilet kampus dan beberapa SPBU di wilayah Banten.
SuaraBanten.id - Dunia pendidikan tinggi kembali digegerkan oleh sebuah insiden serius yang mencoreng nama baik kampus dan mencederai rasa aman.
Kasus seorang oknum mahasiswa yang melakukan perekaman ilegal terhadap dosen di toilet kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) kini memasuki babak baru yang lebih mengejutkan.
Tak hanya satu kali, terkuak bahwa pelaku, berinisial MZ, ternyata memiliki riwayat aksi serupa di berbagai lokasi lain, termasuk Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Polda Banten kini siap menetapkan MZ sebagai tersangka, menyusul bukti-bukti kuat yang telah terkumpul.
Insiden yang memicu kegaduhan ini bermula pada Rabu (1/4/2026), ketika seorang dosen memergoki langsung aksi tak senonoh MZ di toilet kampus.
Dosen tersebut berteriak dan memancing perhatian mahasiswa lain di sekitar lokasi. Respons cepat dari sesama mahasiswa berhasil mengamankan MZ beserta ponselnya, yang kemudian diketahui berisi rekaman terlarang.
Keberanian dosen korban dan kesigapan mahasiswa lain dalam bertindak patut diacungi jempol. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya kewaspadaan dan keberanian untuk melawan praktik kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Sehari setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa itu ke Mapolda Banten dengan pendampingan penuh dari Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) Untirta, menunjukkan keseriusan pihak kampus dalam menindak kasus ini.
Pengembangan kasus membawa pada fakta yang lebih mencengangkan dan mengkhawatirkan. Dari hasil pemeriksaan mendalam, MZ tak bisa mengelak dan akhirnya mengakui bahwa ia telah berulang kali melakukan aksi serupa. Ini bukan sekadar tindakan sesaat, melainkan sebuah pola perilaku yang terencana.
Baca Juga: Mahasiswa Perekam Dosen di Toilet Untirta Segera Jadi Tersangka
Kepala Bidang Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menegaskan bahwa penyidik telah menaikkan status perkara ke penyidikan setelah memeriksa sejumlah saksi, termasuk MZ.
"Proses sudah naik ke penyidikan,” kata Maruli, dilansir dari Bantennews -jaringan Suara.com, Senin (13/4/2026).
Dari hasil pemeriksaan, MZ mengaku telah berulang kali melakukan aksi serupa. Ia menyasar dua lokasi toilet di kampus dan tiga lokasi lain di toilet SPBU di wilayah Banten.
Penyidik juga telah menyita sejumlah barang bukti krusial berupa file video yang tersimpan di ponsel dan flashdisk milik MZ, yang akan menjadi dasar kuat untuk proses hukum.
"Setelah penyidikan, kami lakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka,' ujarnya.
Atas perbuatannya yang terbukti berulang dan sistematis ini, MZ terancam jerat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).
Berita Terkait
-
Mahasiswa Perekam Dosen di Toilet Untirta Segera Jadi Tersangka
-
Horor di Balik Pintu Toilet: Cerita Alumni Untirta yang Takut Bertemu Lawan Jenis saat Buang Air
-
Update Kasus Mahasiswa Intip Dosen: Flash Disk Berisi Video Terlarang Diamankan Polda Banten
-
Oknum Mahasiswa Untirta Rekam Dosen di Toilet, Korban Resmi Lapor ke Polda Banten
-
Geger! Mahasiswa Untirta Tertangkap Basah Rekam Dosen Perempuan di Toilet Kampus
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger