- Walikota Serang, Budi Rustandi, mengantar kedua anaknya masuk sekolah di SDIT Al Izzah pada Selasa, 14 Juli 2026.
- Tindakan Budi Rustandi bertujuan memberikan teladan bagi orang tua agar tetap memprioritaskan pendidikan anak di tengah kesibukan.
- Kegiatan ini mendukung program Gerakan Ayah Teladan Indonesia yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam tumbuh kembang pendidikan anak.
SuaraBanten.id - Anak-anak dari Walikota Serang Budi Rustandi yang masih duduk di kelas 4 dan 6 SD mengaku malu harus disorot kamera wartawan saat diantar oleh ayahnya masuk sekolah di tahun ajaran 2026/2027.
Hal itu disampaikan langsung oleh Walikota Serang Budi Rustandi usai mengantarkan kedua anaknya masuk sekolah di SDIT Al Izzah Kota Serang pada Selasa (14/7/2026).
"Anaknya malu tadi karena banyak wartawan," canda Budi kepada awak media.
Diakui Budi, kehadirannya ke sekolah untuk mengantar kedua anaknya merupakan teladan bagi masyarakat dan para orang tua di Kota Serang sebagai bentuk dukungan terhadap peran penting orang tua dalam mendidik anak di tengah rutinitas pekerjaan masing-masing.
"Saya sebagai walikota juga punya tugas sebagai seorang ayah. Ya sebagai ayah tetap harus bisa memprioritaskan anak-anak juga, karena tugas pokok kita di keluarga adalah menjaga agar anak-anak kita menjadi anak yang soleh dan solehah," ungkap Budi.
"Ya sesibuk-sibuknya kita harus menyempatkan (antar anak sekolah), saya juga menyempatkan," imbuhnya.
Tak hanya itu, Budi mengaku, dirinya pun turut serta menyiapkan sarapan bagi kedua buah hatinya tersebut sebelum mengantarkan ke sekolah sebagai wujud kasih sayang orang tua kepada anak-anaknya.
"Iya tadi nyiapin sarapan juga (buat anak-anak). Tapi saya ga sarapan, udah kegemukan soalnya saya," ujarnya.
Sekedar informasi, gerakan ayah antar anak sekolah merupakan Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digagas Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Gerakan ini mendorong keterlibatan aktif ayah dalam proses tumbuh kembang dan pendidikan anak.
Baca Juga: Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa