SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon Helldy Agustian belakangan menyita perhatian publik lantaran ikut menandatangani kain putih tanda penolakan pembangunan gereja di Kota Cilegon, Banten.
Tak hanya Helldy, pasangannya juga yakni Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta juga ikut menandatangani penolakan pembangunan gereja tersebut. Belakangan publik banyak yang bertanya-tanya soal profil Wali Kota Cilegon yang menolak pembangunan gereja.
Terbaru Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon serta sederet tokoh yang menolak pembangunan gereja di Cilegon dipanggil oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut.
Berikut profil Halldy Agustian dilansir dari Wikipedia. Helldy Agustian diketahui lahir pada 31 Agustus 1970 merupakan seorang politisi yang menjabat sebagai Wali Kota Cilegon periode 2021-2024.
Helldy juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Banten kubu Muchdi Purwoprandjono.
Dalam menjalani pendidikannya, Helldy berpindah-pindah mulai di Cilegon, Poso Hingga Jakarta Barat. Ia melangsungkan pendidikan dasar di SD YPWKS 2 lalu pindah ke SDN 7 Poso.
Sementara pendidikan SMP dan SMAnya dijalani di Grogol, Jakarta Barat tepatnya di SMP Sumbangsih Grogol dan SMA Negeri 16 Grogol.
Sementara, untuk perguruan tingginya, ia menempuh pendidikan di Universitas Pancasila dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).
Ia juga kerap aktif di organisasi hobi hingga kepartaian. Berikut sederet jabatan riwayat Helldy Agustian :
- Ketua Asosiasi Otomotif Banten (2009-2012)
- Pembina Asosiasi Otomotif Banten (2012-sekarang)
- Pendiri / Ketua Yayasan Suara Hati Kita (2013-sekarang)
- Pembina Batik Krakatoa Cilegon (2014-sekarang)
- Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (2014-2019)
- Ketua Panitia Peduli Situ Gintung (2014)
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Cilegon (2016-2019, 2019-2023) - Dewan Pakar Bandrong Indonesia (2019-2024)
- Dewan Pembina Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Banten (2016-2022)
- Ketua DPD Partai Berkarya Kota Cilegon (2017-2018)
- Ketua DPW Partai Berkarya Banten (2018-sekarang)
Untuk perkembangan hasil pertemuan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon serta sejumlah tokoh Cilegon bertemu Gus Yaqut silahkan simak dan terus update informasinya di SuaraBanten.id.
Tag
Berita Terkait
-
Denise Chariesta Ngaku Jadi Pelakor, Pemuda Lintas Agama dan Gusdurian Banten Desak Wali Kota Cilegon Minta Maaf
-
Warga Diberi Rp1 Juta Per Orang untuk Persetujuan, Panitia Pembangunan Gereja Ungkit Janji Mantan Wali Kota Cilegon
-
Ungkap Alasan Pembangunan Gereja di Cilegon, Panitia Pembangunan Ungkit Janji Mantan Wali Kota Cilegon
-
Warga Ungkap Panitia Pembangunan Gereja di Cilegon Beri Rp1 Juta Perorang untuk Tanda Tangan Persetujuan
-
Ternyata Ada 3 Alasan Penolakan Gereja di Cilegon, Salah Satunya Kisah Ulama Digantung
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Serbuan Wartawan Bikin Anak Walikota Serang Malu dan Sembunyi Saat Diantar Sekolah
-
Bikin Haru, Cerita Ayah di Serang Ini Rela Bangun Subuh Demi Antar Anak Hari Pertama SD
-
Bingung Cari Uang Nikah, Pemuda 25 Tahun Nekat Tusuk Leher Ojol yang Sedang Tidur di Tangerang
-
Krisis Murid Berujung Merger 3 SDN di Kota Serang: Rombel Dipangkas, 3 Guru Terdepak
-
Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger