Soroti BLT BBM di Cilegon, Nurrotul Uyun: Laporkan Jika Diselewengkan!

Politisi Partai Keadilan Kejahtera (PKS) ini mengawal penyaluran BLT BBM untuk memastikan hak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak diselewengkan.

Hairul Alwan
Selasa, 15 November 2022 | 14:12 WIB
Soroti BLT BBM di Cilegon, Nurrotul Uyun: Laporkan Jika Diselewengkan!
Wakil Ketua II DPRD Cilegon, Nurrotul Uyun mendatangi kediaman KPM yang belum mendapatkan bantuan. [Ist]

SuaraBanten.id - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) di Kota Cilegon, Banten turut disorot Wakil Ketua II DPRD Cilegon, Nurrotul Uyun.

Politisi Partai Keadilan Kejahtera (PKS) ini mengawal penyaluran BLT BBM untuk memastikan hak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak diselewengkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Uyun mengatakan, berkaca pada penyelenggaraan program bansos selama pandemi Covid-19 lalu, masalah exclusion dan inclusion error menjadi salah satu permasalahan hingga membuat bantuan tidak tepat sasaran.

"Isu yang sering dikeluhkan adalah soal akurasi data penerima manfaat bantuan. Misalnya, ada yang berhak menerima bantuan, tetapi dia tidak memperolehnya karena alasan tidak terdata. Begitupun sebaliknya, ada yang tidak berhak alias mampu, tetapi dia justru menerima bantuan," kata Uyun dikutip dari BantenNews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa (15/11/2022)..

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Banten 15 November 2022, Waspada Hujan Sedang Hingga Lebat Siang Hari

"Ini yang menjadi salah satu concern utama terkait pentingnya pembenahan DTKS sehingga kami pernah mengusulkan pencanangan untuk verifikasi pendataan," imbuhnya.

Menurutnya, pengawalan yang paling efektif yakni laporan masyarakat yang disampaikan langsung kepada Anggota DPRD di dapil terkait apabila mendapati suatu penyimpangan atau pemotongan BLT di wilayahnya.

Setelah itu, anggota DPRD khususnya yang ditempatkan di Komisi II yang membidangi persoalan sosial di DPRD akan berkomunikasi langsung dengan pemangku kebijakan.

"Era disrupsi informasi ini telah mendorong masyarakat untuk memiliki sensitivitas yang tinggi dan rasa kepedulian kolektif. Peristiwa di tengah masyarakat, semisal mengenai BLT yang disunat atau tidak tepat sasaran, mudah terungkap melalui kanal-kanal informasi yang ada dan bisa diakses siapa pun," papar Uyun.

"Kemajuan teknologi telah membantu masyarakat untuk berani speak up atas penyimpangan yang terjadi di tengah mereka, termasuk soal penyelewengan bansos," ujarnya.

Baca Juga:Hasil Pilkades di Desa Lebak Situ Menang Kota Kosong

Anggota DPRD Dapil Ciwandan-Citangkil ini juga menegaskan perlu pengawasan yang konkret dari seluruh pihak agar kebijakan bantuan atas dampak kenaikan BBM itu dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat.

“Berdasarkan pengalaman kami, meskipun jumlah kasus bansos yang tidak tepat sasaran tidak sebanyak yang tepat sasaran, DPRD yang bertugas untuk mengawal atau monitoring tetap bertanggung jawab memastikan 100 persen bantuan yang berasal dari uang rakyat ini diterima sepenuhnya oleh rakyat yang berhak,” tutup Uyun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak