alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

65 Napi Terpapar Covid-19, Lapas Kelas IIA Tangerang Lockdown

Hairul Alwan Selasa, 03 Agustus 2021 | 21:23 WIB

65 Napi Terpapar Covid-19, Lapas Kelas IIA Tangerang Lockdown
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tangerang locdown lantaran 65 napi positif Covid-19. [Suara.com/ Muhammad Jehan Nurhakim]

Gegara 65 napi positif Covid-19 Lapas Kelas IIA Tangerang lockdown atau tidak memperbolehkan kunjungan keluarga dari luar.

SuaraBanten.id - Sebanyak 65 napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Tangerang terpapar Covid-19.

Gegara 65 napi positif Covid-19 Lapas Kelas IIA Tangerang lockdown atau tidak memperbolehkan kunjungan keluarga dari luar.

65 napi positif Covid-19 diungkapkan Kasie Pembinaan Lapas Klas 2A Tangerang Herti Hartati saat ditemui di kantornya.

Hertati mengatakan, bila di wilayah Lapas Kelas IIA Tangerang dilakukan lockdown lantaran sempat ada 65 napi terpapar Covid-19.

Baca Juga: Semprot Parpol Ucapkan Selamat ke Greycia dan Apriani, Ferdinand: Karakter Mereka Buruk

"Kita sedang melaksanakan lockdown. Sudah satu bulan kita lockdown, karena ada beberapa warga binaan yang terpapar," ungkap Hertati saat ditemui di kantornya, Selasa (3/8/2021).

"Sebelumnya sampai mencapai 65 orang terpapar Covid-19," tambahnya.

Ia mengatakan pihaknnya langsung bergerak cepat dengan membatasi kunjungan keluarga yang ingin membesuk tahanan di Lapas Klas IIA Tangerang.

"Selama sebulan lockdown ini tidak ada kunjungan. Karena memang membatasi hilir mudik orang luar dan bawaannya, jadi yang boleh dititipkan hanya vitamin, obat-obatan yang dikhususkan menambah daya tahan tubuh," katanya.

Meski demikian hingga saat ini tidak ada yang meninggal dunia akibat Covid-19. Lantaran mereka yang terpapar berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan menjalani perawatan di dalam Lapas didampingi tenaga medis.

Baca Juga: Waketum MUI Soal Bantuan Rp 2 Triliun: Kecewa Hingga Patah Hati, Pertanyakan ini

"Jangan sampai ada yang meninggal. Mungkin tingkat virusnya tidak tinggi," tutupnya.

Baca Juga

Berita Terkait