alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waketum MUI Soal Bantuan Rp 2 Triliun: Kecewa Hingga Patah Hati, Pertanyakan ini

Hairul Alwan Selasa, 03 Agustus 2021 | 14:59 WIB

Waketum MUI Soal Bantuan Rp 2 Triliun: Kecewa Hingga Patah Hati, Pertanyakan ini
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas. (Suara.com/M. Yasir)

Anwar Abbas kecewa dengan tindakan keluarga Akidi Tio, mengingat lonjakan kasus Covid-19 masih terus terjadi sehingga masyarakat memang perlu bantuan, tetapi malah di-prank.

SuaraBanten.id - Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas ikut angkat suara soal sumbangan Akidi Tio Rp2 triliun.

Ia mengaku kecewa hingga patah hati mendengar kabar yang baru-baru ini beredar soal sumbangan Rp2 triluiun palsu dari Akidi Tio.

Secara terang-terangan Anwar Abbas sedih dan patah hati, terkait mencuatnya kabar soal donasi Rp2 triliun yang katanya bohongan.

Dalam kesempatan itu, Anwar Abbas kecewa dengan tindakan keluarga Akidi Tio, mengingat lonjakan kasus Covid-19 masih terus terjadi sehingga masyarakat memang perlu bantuan, tetapi malah di-prank.

Baca Juga: Haris Azhar soal Donasi Keluarga Akidi Tio: Ketidakbesucan Polisi, Pejabat Cari Panggung

“Ya kecewa … karena masyarakat sangat butuh bantuan, baik dari Pemerintah maupun dari saudara-saudara sebangsa se-Tanah Air,” ungkapnya kepada wartawan, seperti dikutip terkini.id dari Galamedia pada Selasa, 3 Agustus 2021.

“Muncul nama Akidi Tio bawa dua triliun, tapi ternyata tidak benar, ya,” ungkapnya.

Anwar lantas mengaku patah hati dan sedih hingga ia pun mempertanyakan apa motivasi di balik perbuatan Heriyanti itu.

“Patah hati kita dibuatnya ya, sedih juga. Bagaimana bisa seperti itu? Apa motivasinya itu ya?” katanya.

Lebih lanjut, Anwar berharap ke depannya tidak ada lagi Heriyanti lainnya yang berusaha menipu rakyat dengan bermodus memberikan sejumlah bantuan.

Baca Juga: Soal Sumbangan Rp2 Triliun Akidi Tio, Haris Azhar Tuding Ketidakbecusan Polisi

Selain itu, ia juga mengungkit soal janji yang sudah semestinya memang ditepati dan dipertanggungjawabkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait