"Bukan prihatin lagi yang saya lakukan, tapi ngenes ini mah. Montang-manting kesana kemari, tidak ada pemasukan sudah 7 bulan saya," ujarnya.
Dirinya sangat berharap besar adanya bantuan dari donatur atau pemerintah, supaya bisa menyekolahkan anaknya.
"Sangat berharap sekali, minimal masuk sekolah aja saya udah seneng banget apalagi ada bantuan seluruhnya," harapnya.
Rosidah mengatakan, dirinya terpaksa negmis demi anak bisa terus mengenyam pendidikan setelah lulus dari Madrasah Tsanawiyah (Mts) di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang.
Baca Juga:Curi Alkes di RSUD Lebak Komplotan Ini Angkut Pake Mobil Mewah
“Di Anyer ikut sama neneknya, sekolah di sana,” ujarnya.
Rosdiah mengaku terpaksa mengemis Karena usaha jasa duplikat kunci yang biasa dikerjakan suaminya sepi selama tujuh bulan terakhir.
"Sepi suami saya sudah tidak ada pemasukan sama sekali, akhirnya ini yang bisa saya lakukan," pungkasnya.
Kontributor : Adi Mulyadi
Baca Juga:Tuding Ulama 212 Bohong, Youtuber Fransiskasari: Kapan Palestina Berjasa?