alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wahidin Halim Batalkan Bukber Tokoh Ormas Agama, Ini Alasannya

Hairul Alwan Rabu, 05 Mei 2021 | 16:36 WIB

Wahidin Halim Batalkan Bukber Tokoh Ormas Agama, Ini Alasannya
Gubernur Banten Wahidin Halim [Ist]

Gubernur Banten Wahidin Halim memiliki agenda buka puasa bersama yang dibatalkan dengan sejumlah tokoh agama di wilayah Provinsi Banten, seperti dengan Dewan Masjid Indonesia.

SuaraBanten.id - Wahidin Halim batalkan bukber bersama tokoh ormas agama dan berbagai kelangan lainnya. Pembetalan tersebut dilakukan mengingat Gubernur Banten Wahidin Halim terima Surat Edaran (SE) dari Kementerian Dalam Negeri, Nomor 300/2784/SJ tentang kegiatan buka bersama pada bulan Ramadhan dan Kegiatan open hous atay Halal Bihalal pada hari Raya Idul Fitri 1442 H atau 2021.

Diketahui, Gubernur Banten Wahidin Halim memiliki sejumlah agenda buka puasa bersama yang dibatalkan dengan sejumlah tokoh agama di wilayah Provinsi Banten, seperti dengan Dewan Masjid Indonesi (DMI) dan sanrri tahfiz

"Enggak boleh open house, enggak boleh bukber, mulai hari ini makanya saya batalin," tegas pria yang akrab disapa WH itu saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Gubernur Banten akan melakukan buka puasa bersama pada Rabu 5 Mei 2021, bersama Dewan DMI dan santri Tahfiz WH yang akan digelar di Rumah Dinas Gubernur, Jl Jendral Ahmad Yani No 158, Kota Serang. Agenda tersebut beserta agenda lainnya yang berkaitan dengan buka bersama dibatalkan. 

Baca Juga: Kisah Haru Ayah Disabilitas, Jual Gas Keliling Demi Sekolahkan ke Pesantren

"Jadwal dibatalkan semua karena itu perintah, harusnya hari ini dengan DMI. Besok dengan para kiyai di Tangerang, semua dibatalkan," kata Gubernur.

Diketahui, SE Menteri Dalam Negeri disebutkan bahwa pelarangan buka bersama dan open house/halal bihalal merupakan upaya Pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus Covid-19 yang saat ini masih dinilai cukup tinggi. 

Surat edaran tersebut didasarkan pada pengalaman tahun lalu 2020, dimana disebutkan bahwa terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19 khususnya pada perayaan Idul Fitri 1441 H/ Tahun 2020 yang lalu, serta pasca libur Natal dan Tahun Baru 2020, perlu dilakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama bulan Ramadhan 1442 H/ Tahun 2021. 

Pigaknya juga meminta kepada Gubernur/Bupati/Walikota untuk menginstruksikan kepada seluruh pejabat atau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak melakukan open house/halal bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021. 

Terkait dengan Open House/Halal Bihalal pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini,  Gubernur mengaku pihaknya tidak ada merencanakan untuk melaksanakan itu. Begitupun dengan sholat Idul Fitri, dirinya berencana akan melakukannya di rumah. 

Baca Juga: Investasi Bodong 212 Mart Muncul Sejak Oktober 2020, Karyawan Tak Digaji

"Kita memang tidak ada rencana open house. Untuk shalat Idul Fitri sepertinya akan di rumah aja," kata WH

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait