Lantaran takut diketahui suaminya dan malu ke tetangga, pelaku langsung memasukkan bayi tersebut ke dalam plastik dan langsung di buang ke kolam berada di belakang rumah. Diketahui pelaku tinggal di rumah mertuanya.
"Karena takut ketahuan sama suaminya malu sama tetangga karena baru lima bulan nikah udah melahirkan. Makanya begitu melahirkan langsung di masukan ke kresek itu masih hidup. Langsung (dibuang) karena samping rumahnya ada kolam. Dia buang ke kolam," bebernya.
Tiga hari kemudian, tepatnya hari Rabu (23/12), mayat bayi tersebut ditemukan pertama oleh seorang yang tak lain suaminya sendiri yang tengah mencari kayu.
Melihat plastik di kolam, suaminya tak berani membukanya dan memanggil ibunya. Setelah dibuka, keduanya terkejut karena didalam plastik itu adalah mayat bayi.
Baca Juga:2 Tahun Korban Tsunami Banten Masih Tinggal di Huntara, Ini Kata Pemerintah
"Ditemukan sama suaminya, lihat kresek itu d kait (tarik red) sama dia, belum dibuka sama dia, langsung ngasih tahu ke orang tuanya, karena tinggal di ibu laki-lakinya. Pas dibuka ternyata bayi,"jelasnya.
Keduanya lantas melaporkan penemuan tersebut ke seorang bidan di kampung. Namun, karena bidan sedang tidak ada, mereka kembali memastikan isi dalam bungkusan plastik tersebut. Setelah diyakini kemudian kasus tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian.
Menurut Cecep selama lima bulan menikah suaminya tidak tahu jika istrinya tengah mengandung. Sebab suaminya mengira perut istrinya hanya kegemukan bukan janin bayi saat mereka melakukan hubungan suami-istri.
"Saya tanya (ke suaminya) kamu kan pasti berhubungan badan sama istri, masa sih gak tahu perutnya gede. Gak (tahu) pak, saya kira mah gemuk saja," kata Cecep menirukan ucapan suami pelaku.
Setelah diinterogasi polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Untuk diketahui, sebelumnya menikah dengan suaminya saat ini, pelaku adalah seorang janda dan memiliki seorang anak.
Baca Juga:Warga Berkerumun, Peresmian Huntap Korban Tsunami Tak Terapkan Prokes
"Kita konfirmasi ke tersangka dan langsung mengakui perbuatannya," ungkapnya sembari menjelaskan bahwa pelaku kini telah diamankan Polres Pandeglang.