Jelang Pilkada Korban Tsunami Dapat Rumah, Bupati Pandeglang: Jangan Dijual

Jika pindah kepemilikan, ditegaskanya hal itu melanggar peraturan.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 16 September 2020 | 17:20 WIB
Jelang Pilkada Korban Tsunami Dapat Rumah, Bupati Pandeglang: Jangan Dijual
Suasana Huntara Korban Tsunami di Citanggok Pandeglang ditengah wabah Covid-19. [Suara.com/Saepulloh]

SuaraBanten.id - Korban Tsunami Banten di Kabupaten Pandeglang yang telah tinggal di Hunian Sementara (Huntara) hampir 2 tahun tak lama lagi akan memiliki tempat tinggal permanen. Pemberian rumah hunian tetap diberikan jelang Pilkada Pandeglang akhir tahun 2020 ini.

Huntap dibangun Kecamatan Labuan di 3 desa. Di antaranya Desa Teluk, Desa Cigondang dan Caringin. Totalnya ada sekitar 208 unit Huntap untuk korban tsunami di Kecamatan Labuan.

Lalu di Kampung Reforma Agraria, Desa Mekarsari Kecamatan Panimbang ada sebanyak 155 unit Huntap yang tengah dibangun dan rencananya akan rampung di bulan Desember mendatang.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mewanti-wanti kepada korban tsunami supaya Huntap tidak dijual ke orang lain. Jika pindah kepemilikan, ditegaskanya hal itu melanggar peraturan.

Baca Juga:Mau Kampanye, Bupati Pandeglang Irna Cuti 26 September - 5 Desember

"Bagi warga yang menerima huntap ini saya berpesan agar rumah ini jangan sampai berpindah tangan ke orang lain. Hal itu justru melanggar aturan," kata Irna kepada wartawan di Pandeglang, Rabu (16/9/2020).

Pembangunan Huntap di Kabupaten Pandeglang terbilang paling tercepat. Hal itu diakuinya berkat koordinasi yang intens antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, sehingga bisa terwujud, sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para korban tsunami.

"Jadi tolong dirawat dengan baik semoga rumah ini bermanfaat,"harapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang Surya Dermawan menjelaskan, pembangunan Huntap kini tengah berlangsung dan ditargetkan rampung di bulan Desember mendatang.

Pembangunan Huntap di Kampung Reforma agraria sebanyak 155 unit menelan anggaran sebesar Rp 13 miliar.

Baca Juga:Thoni Sindir Irna: Camat Cigeulis Kampanye Coblos Bupatinya

"Di lokasi tersebut akan dibangun 155 Unit Huntap, dengan anggaran sekitar Rp 13 miliar, Model rumah yang dibangun yaitu Risba (Rumah Instan Struktur Baja)," kata Surya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini