- Kemdiktisaintek menetapkan empat sekolah di Banten sebagai bagian dari 30 SMA Unggul Garuda Transformasi pada 14 Juni 2026.
- Program nasional berdasarkan Perpres Nomor 116 Tahun 2025 ini bertujuan mencetak SDM unggul untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
- Empat sekolah di Pandeglang dan Tangerang Selatan tersebut akan dikembangkan melalui dukungan pakar perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
SuaraBanten.id - Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Provinsi Banten. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI resmi menetapkan empat sekolah di wilayah Banten sebagai bagian dari 30 SMA Unggul Garuda Transformasi 2026.
Penetapan ini merupakan bagian dari program nasional untuk menciptakan sekolah-sekolah model yang fokus pada transformasi kualitas SDM unggul di masa depan.
Gubernur Banten, Andra Soni, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini.
Secara khusus, ia menyoroti masuknya SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) ke dalam daftar bergengsi tersebut.
Sebagaimana diketahui, SMAN CMBBS merupakan sekolah berasrama yang berada langsung di bawah naungan Pemerintah Provinsi Banten.
"Kami sangat bersyukur atas penetapan ini. Masuknya SMAN CMBBS dan tiga sekolah lainnya di Banten ke dalam jajaran SMA Unggul Garuda Transformasi 2026 adalah bukti bahwa standar pendidikan kita mulai diakui di level nasional," ujar Andra Soni di Kota Serang, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya penetapan ini merupakan wujud nyata upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sekolah-sekolah terpilih akan menjadi percontohan yang terintegrasi dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat maupun daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten, Jamaluddin, menegaskan kesiapan daerahnya dalam mendukung agenda strategis nasional ini. Menurutnya, program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) adalah manifestasi visi daerah untuk mengakselerasi pendidikan di Tanah Jawara demi mencetak pemimpin kompetitif menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Program ini bukan sekadar inisiatif biasa, melainkan pengayaan prestisius bagi sekolah dengan rekam jejak akademik unggul. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem pendidikan yang mampu membimbing putra-putri daerah menembus perguruan tinggi terbaik dunia," tegasnya.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
Untuk menjaga standar mutu internasional, program ini melibatkan tim pakar dari perguruan tinggi terkemuka seperti UI, ITB, dan UNJ. Adapun empat satuan pendidikan di Banten yang akan memulai implementasi pada tahun 2026 tersebar di wilayah Pandeglang dan Tangerang Selatan (Tangsel), yaitu SMAN CMBBS Kabupaten Pandeglang, SMA Kharisma Bangsa (Kota Tangsel), SMA Labschool Cirendeu (Kota Tangsel) dan MA Ibad Ar Rahman (Kabupaten Pandeglang).
Penyelenggaraan sekolah unggulan ini didasarkan pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 116 Tahun 2025 yang diteken oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 November 2025. Pemerintah menargetkan transformasi 80 sekolah di seluruh Indonesia secara bertahap selama periode 2025–2029. Terdapat tiga pilar utama yang menjadi tumpuan SMA Unggul Garuda, pemerataan akses, inkubator pemimpin, serta prestasi dan pengabdian. [Antara].
Berita Terkait
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial
-
Bapenda Banten Endus Akal-akalan Perusahaan Air Kemasan Pakai Tarif Rumah Tangga
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak