- Atlet difabel asal Cilegon, Handayani, meraih medali emas pada ajang Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
- Gubernur Banten Andra Soni menyerahkan hadiah berupa rumah, mobil, dan uang tunai Rp30 juta di Serang, Rabu (28/10/2026).
- Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras Handayani dalam mengharumkan nama daerah di kancah internasional.
SuaraBanten.id - Atlet difabel asal Kota Cilegon, Handayani, mendapat hadiah berupa satu unit rumah, satu unit mobil, dan uang tunai Rp30 juta dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten setelah berhasil meraih medali emas pada Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Sekretariat Daerah Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Rabu (28/10/2026).
Andra Soni mengatakan, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan Handayani dalam mengharumkan nama Banten di kancah internasional.
Menurutnya, prestasi yang diraih Handayani merupakan hasil dari proses panjang, kerja keras, dan perjuangan seorang atlet hingga mampu mencapai level kompetisi internasional.
"Handayani adalah atlet difabel, atlet paralympic atau para games yang bertanding di Nagoya. Dan alhamdulillah beliau meraih medali emas. Dan medali ini tentu harus kita apresiasi karena ini perjuangannya panjang," kata Andra.
Ia mengungkapkan, keberhasilan Handayani bukanlah prestasi yang diraih secara instan. Sebelum meraih medali emas Asian Para Games 2026, Handayani juga telah menorehkan prestasi di SEA Games dan sejumlah kejuaraan nasional pada cabang olahraga yang ditekuninya.
Atas pencapaian tersebut, Pemprov Banten memberikan penghargaan berupa rumah, kendaraan, dan uang tunai sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Handayani dalam dunia olahraga.
"Banyak prestasi datang ke beliau. Alhamdulillah hari ini diserahkan rumah dan sebuah kendaraan mobil. Juga dari Pemprov Banten sebesar Rp30 juta ya yang dari pemprovnya," ujar Andra.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat memberikan manfaat bagi Handayani sekaligus menjadi bukti apresiasi masyarakat Banten terhadap atlet yang telah membawa nama daerah ke tingkat internasional.
Baca Juga: Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
"Dan semoga bermanfaat buat Handayani. Inilah bentuk apresiasi masyarakat kepada Handayani," imbuhnya.
Sementara itu, Handayani mengaku terkejut sekaligus bahagia atas penghargaan yang diberikan Pemprov Banten. Ia mengaku tidak menyangka prestasinya akan mendapat apresiasi berupa rumah, mobil, dan uang tunai.
Handayani pun menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan atas pencapaiannya.
"Alhamdulillah banget, terima kasih kepada Bapak Gubernur, kepada Pemprov Banten atas apresiasinya," kata Handayani.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus meningkatkan prestasi dan meraih pencapaian yang lebih baik pada masa mendatang.
Ia juga berharap apresiasi yang diterimanya dapat menginspirasi atlet difabel lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan, bakat, dan potensi yang dimiliki.
Berita Terkait
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak