- Bea Cukai Soekarno-Hatta mengungkap penyelundupan sabu, MDMA, ketamin, dan etomidate melibatkan 6 pelaku (3 WNA, 3 WNI) Januari-Februari 2026.
- Pengungkapan dilakukan dalam empat periode penindakan berbeda pada penumpang yang tiba melalui Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.
- Barang bukti narkotika diselundupkan menggunakan berbagai modus, seperti kemasan minuman instan, pakaian, sabun, dan minyak kelapa.
SuaraBanten.id - Upaya pemberantasan narkotika di Indonesia kembali mencatatkan keberhasilan. Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPUBC TMP) C Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, berhasil mengungkap jaringan penyelundupan narkotika jenis sabu, MDMA, ketamin, dan etomidate melalui bandar udara terbesar di Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Pengungkapan ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan aparat Bea Cukai dalam menjaga gerbang negara dari masuknya barang haram yang merusak generasi bangsa.
Kepala Kantor Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, di Tangerang pada Rabu, menyebutkan bahwa penyelundupan barang haram ini tidak hanya melibatkan pelaku dari luar negeri, tetapi juga dari dalam negeri.
"Jadi narkotika itu diselundupkan oleh 3 WNA (Warga Negara Asing) dan 3 WNI (Warga Negara Indonesia) yang kita amankan di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pengungkapan itu pada periode Januari-Februari 2026," jelas Hengky, dilansir dari Antara, Rabu (11/3/2026).
Ia bilang pengungkapan kasus ini dilakukan pada tiga periode. Untuk pertama dilakukan terhadap penumpang WNA berinisial KH (33), yang tiba menggunakan penerbangan rute Amsterdam-Dubai-Jakarta pada Selasa, 12 Januari 2026.
"Penumpang tersebut sebagai kurir narkotika dengan modus menggunakan kemasan minuman instan (false concealment), namun diisi barang berupa ketamin sebanyak 5.061 gram," paparnya.
Kemudian, penindakan kedua dilakukan terhadap tiga WNI, di mana dua wanita ES (40), M (46), dan satu pria berinisial AP (19), yang menjadi pelaku kurir narkotika dengan modus menyelipkan diantara pakaian dan dimasukkan di dalam koper bagasi (false concealment). Ketiganya tiba menggunakan penerbangan rute Batam-Jakarta pada Kamis, 22 Januari 2026.
"Dari ketiganya barang bukti berupa methampetamine atau sabu sebanyak 3.094 gram," ucapnya.
Selanjutnya, untuk penindakan ketiga pihaknya menangkap seorang pria WNA berinisial LKY, 25, yang tiba menggunakan penerbangan rute Kuala Lumpur Malaysia-Jakarta pada Jumat, 30 Januari 2026.
Baca Juga: Satu Bulan Gaji Plus TPP! Ini Bocoran Besaran THR ASN Kabupaten Tangerang 2026
Penumpang tersebut sebagai kurir narkotika dengan modus menggunakan kemasan minuman instan, namun diisi narkotika jenis MDMA sebanyak 1.066 gram dan ketamine sebanyak 433 gram.
"Dan penindakan yang keempat dilakukan kepada seorang wanita WNA berinisial SP. Pelaku ini dari Thailand dengan modus menggunakan kemasan sabun dan minyak kelapa. Tapi barangnya itu diisi etomidate sebanyak 3.600 gram," terang Hengky.
Atas perbuatannya, seluruh pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup, dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
"Seluruh pelaku dan barang bukti telah diserahterimakan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk pengembangan lebih lanjut," kata dia.
Berita Terkait
-
Satu Bulan Gaji Plus TPP! Ini Bocoran Besaran THR ASN Kabupaten Tangerang 2026
-
Alur Penangkapan Jimmy Lie: Terdeteksi Polisi Malaysia, Pemilik PT Baja Marga Kini Terancam Bui
-
Imbas Konflik Timur Tengah, 39 Penerbangan di Bandara Soetta Terpaksa Re-Schedule
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Polres Tangsel Buru Debt Collector Penikam Advokat: Tak Ada Ruang Bagi Kekerasan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara