Warga Kecamatan Taktakan menggelar aksi demonstrasi menolak kiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan ke TPAS Cilowong karena menyebabkan pencemaran lingkungan, bau menyengat, serta mengganggu aktivitas harian akibat hilir mudik truk.
Koordinator aksi dan warga merasa kecewa karena Pemerintah Kota Serang dinilai hanya mementingkan keuntungan finansial tanpa mempedulikan kesehatan masyarakat dan dampak buruk polusi sampah yang merugikan wilayah pemukiman sekitar.
Menanggapi protes warga, Pemerintah Kota Serang memutuskan menghentikan sementara pengiriman sampah untuk evaluasi kerja sama, sembari menegaskan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap uji coba dan belum menerima kucuran anggaran.
Merespons amarah warga yang memuncak, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, akhirnya melunak. Ia mengumumkan penghentian sementara pengiriman sampah dari Tangsel.
Nanang berdalih bahwa pengiriman yang terjadi belakangan ini masih dalam tahap uji coba dan belum ada uang sepeser pun yang masuk ke kas daerah.
"Dan ini kan baru ujicoba beberapa hari, atas perintah Pak Wali Kota Serang ini dihentikan dulu, kita evaluasi. Ini perintah Pak Wali Kota kita dengarkan publik," jelas Nanang.
Berita Terkait
-
Ratusan Warga Serang Tolak Jadi 'Tempat Sampah' Kota Tangsel
-
Tim Forensik Ungkap Penyebab Kematian Anak Politikus PKS: Ada Dua Luka Tusuk Fatal
-
Kalah Judi Kripto hingga Terlilit Utang Ratusan Juta, Alasan HA Tega Bunuh Anak Politikus PKS
-
Motif Pelaku Tega Habisi Nyawa Bocah 9 Tahun di Cilegon: Berawal dari Bel Rumah yang Tak Terjawab
-
4 Fakta TPA Rawa Kucing Tangerang Masih Aman Tampung Sampah di 2026
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Ruang Rawat Inap RSUD Berkah Pandeglang Ambruk, Pasien Panik Berhamburan Selamatkan Diri
-
Viral Video Pengakuan Pelajar Magang Dilecehkan di Greenotel Cilegon, Polisi Mulai Periksa Terlapor
-
Berani Bicara! Kasus Ayah Tiri di Serang Terbongkar Setelah Korban Melapor ke Ayah Kandung
-
Diserbu Pendatang Baru Pasca-Lebaran! Ini 8 Fakta Kunci Gelombang Migrasi ke Kabupaten Tangerang
-
Ratusan Warga DKI dan Jabar Serbu Domisili Baru di Kabupaten Tangerang, Apa Alasannya?