-
Perebutan bisnis kelapa sawit di Pandeglang memicu duel berdarah tiga lawan satu. Aang Humaedi tewas, sementara dua rekannya terluka parah melawan Tarmudin.
-
Korban Aang Humaedi dan dua temannya (Aep, Nadi) terluka parah akibat sabetan golok Tarmudin. Medi tewas kehabisan darah, Aep kritis luka di wajah.
-
Insiden dipicu ketidaksenangan Medi karena Tarmudin diduga menyerobot pembelian sawit. Cekcok berujung perkelahian golok menewaskan Medi di Pandeglang, Banten.
SuaraBanten.id - Aang Humaedi alias Medi (34) warga Desa Cikadu, Kecamatan Cibaliung tewas usai terluka parah akibat sabetan golok milik Tarmudin alias Duo (35) saat perkelahian berdarah terjadi di Kampung Rancasadang, Desa Cikalong, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Senin (27/10/2025) sekitar pukul 00.18 WIB.
Selain itu, dua rekan Medi yakni Aep Saefuloh (25) dan Nadi (24) turut terluka dalam duel 3 lawan 1 tersebut. Aep mengalami kritis dan harus dirawat di RSUD Banten setelah dibacok di bagian wajah, sementara Nadi terluka di bagian kaki dan harus mendapatkan 10 jahitan.
Perkelahian itu diduga dipicu rasa ketidak senangan korban Medi dan kawan-kawan terhadap pelaku Tarmudin. Pasalnya, Tarmudin diduga menyerobot pembelian kelapa sawit dari warga setempat yang sebelumnya rutin dibeli oleh Medi.
"Jadi menurut keterangan saksi itu terkait pembelian sawit yang biasanya dari masyarakat dibeli sama almarhum Medi, kok ini tiba-tiba ada Tarmudin alias Duo yang beli duluan," kata Kapolsek Cibaliung Iptu Asep Jamaludin, Selasa (28/10/2025).
"Mereka kata orang mah itu saling kenal," imbuhnya.
Merasa tak senang, Medi dan kawan-kawannya sempat menegur Tarmudin. Namun hal itu seolah tak dihiraukan oleh Tarmudin sehingga adu mulut pun tak terhindarkan.
Makin tersulut emosi, masing-masing pemuda itu pun langsung mengeluarkan sebilah golok sehingga perkelahian pun tak terhindarkan. Kendati dikeroyok oleh 3 orang, Tarmudin seolah tak gentar dan langsung menyerang hingga berhasil melukai lawan-lawannya tersebut.
"Terjadi cekcok mulut. Dan yang berhadapan dengan Duo (Tarmudin) itu almarhum Medi, Aep dan Nadi. Masing-masing ngeluarin golok ya terjadilah keributan itu," terang Asep.
"Korban (Medi) luka di lengan kanan, jari tengah dan telunjuk putus, terus paha luka menganga. Kayaknya meninggal kehabisan darah dan ada urat nadi di lengan putus. Kalau korban Aep itu luka bacok di muka, dari bawah mata menyilang ke bibir. Kalau Nadi itu cuma di mata kaki,dijait 10 jahitan," sambungnya.
Baca Juga: Truk Tambang di Banten Kena Jam Malam! Keputusan Gubernur Berlaku Mulai...
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Truk Tambang di Banten Kena Jam Malam! Keputusan Gubernur Berlaku Mulai...
-
Stop Main-Main! Wagub Banten Ancam Sikat Tambang Ilegal dan Berizin Nakal: Izin Bukan Tameng
-
Anggaran Rp1 Miliar Lebak Disulap Jadi Harapan Baru: 50 Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki
-
Gawat! Ribuan Hewan Ternak Terancam Dilenyapkan Akibat Paparan Cs-137 di Serang
-
Begini Perjuangan Siswa Sekolah di Pandeglang Menyeberangi Sungai yang Tiba-tiba Meluap
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara