SuaraBanten.id - Di hari pertama memasuki tahun ajaran 2025-2026 sejumlah orang tua berbondong-bondong mengantarkan anaknya ke sekolah, tak terkecuali Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia pada Senin (14/7/2025) pagi.
Seperti dalam video yang diunggah di akun Instagram @bantenraya, tampak Nur Agis Aulia mengantarkan kedua anaknya yang masih duduk di bangku SD dengan sebuah sepeda motor berjenis Honda Beat hitam bernopol A 5357 CN.
Namun dalam proses pengantarannya ke SD Negeri Serang 02, meski dirinya tertib berlalu lintas dengan mengenakan helm, namun Nur Agis Aulia tidak membekali kedua anaknya yang dibonceng olehnya untuk turut mengenakan helm.
Menyadari kesalahannya itu, Nur Agis Aulia pun langsung memberikan klarifikasi terkait hal tersebut. Menurutnya, saat itu dirinya sedang diburu-buru mengejar agenda giat di pukul 06.30 WIB di salah satu sekolah yang ada di Kota Serang.
"Tadi memang saya agak terburu-buru karena saya ditunggu kegiatan pertana saya di jam 06.30 WIB di SDN 5. Tapi sebelum giat, saya memang sudah ingin mengantar anak saya ke sekolah (SDN Serang 02), tapi dalam proses perjalanannya ini murni kesalahan saya, saya melakukan banyak pelanggaran, kesalahan," kata Nur Agis Aulia, Senin (14/7/2025).
Oleh karena itu, ia meminta maaf atas kesalahan yang telah dibuatnya dan siap menanggung konsekuensi dari kesalahannya tersebut dan meminta agar pihak kepolisian melakukan penilangan terhadap dirinya.
Nur Agis Aulia menganggap insiden tersebut merupakan pelajaran bagi dirinya selaku pejabat publik dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di masa yang akan datang.
"Oleh karena itu saya minta maaf, dan saya minta pihak Polres Serang untuk menilang saya. Sekali lagi saya mohon maaf atas kelalaian, kesalahan dan pelanggaran yang saya lakukan," ungkap Nur Agis Aulia.
"Inshaallah saya akan bertanggung jawab. Dan semoga ini tidak terulang lagi dan ini menjadi pembelajaran bagi saya ke depan jadi lebih baik," sambungnya.
Baca Juga: Pemuda di Ciomas Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dapur, Diduga Akibat Depresi
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Pemuda di Ciomas Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dapur, Diduga Akibat Depresi
-
Ironi di Balik Pintu Rumah, Ayah di Serang Cabuli Anak Kandung Usia 4 Tahun
-
Ketua DPRD Desak Kasus Pelecehan Seksual SMAN 4 Serang Diproses Hukum: Damai Tidak Cukup!
-
Dinkes Serang Sebut Rawat Jalan DBD di Rumah Bisa Berujung Maut, Begini Penjelasannya
-
Upaya Damai Bisa Berujung Pidana, Pihak yang Halangi Kasus SMAN 4 Serang Terancam 5 Tahun Penjara
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
1.500 Rumah Terendam dan Ratusan Warga di Serang Mengungsi, Kecamatan Kasemen Paling Parah
-
BPBD Kabupaten Tangerang: 10.000 KK Terdampak Banjir, Kosambi Jadi Wilayah Terparah
-
BNN Obrak-Abrik Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang: Waspada, Bahan Baku Ternyata Dibeli Online!
-
LSPR Bawa Anyaman Bambu Buniayu Tangerang Go Internasional
-
Drama Penangkapan Pasutri 'Manusia Kapsul' Pembawa Sabu di Bandara Soetta