- Pemerintah Provinsi Banten telah menata lahan bagi 847 unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih dari total 1.551 unit.
- Sekda Banten mencatat Kota Serang memimpin dengan progres penataan lahan tertinggi yaitu 87 persen dari 67 unit.
- Capaian penataan lahan ini menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan ekonomi dan kemandirian masyarakat desa.
SuaraBanten.id - Pemerintah Provinsi Banten kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.
Sebanyak 847 unit atau sekitar 55 persen dari total 1.551 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Provinsi Banten kini telah memiliki lahan yang tertata.
Capaian ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi desa dan kelurahan yang lebih terstruktur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi menjelaskan progres membanggakan ini.
“Dari total 1.551 unit operasi desa, tercatat sebanyak 647 KDKMP sudah beroperasi. Hingga saat ini, 847 lokasi atau 55 persen di antaranya telah memiliki lahan yang tertata, sementara 704 lokasi atau 45 persen lainnya masih dalam proses,” ujar Deden.
Deden Apriandhi merinci progres KDKMP di tiap wilayah. Kabupaten Serang menjadi wilayah dengan jumlah unit KDKMP terbanyak, yakni mencapai 326 unit dengan tingkat pendataan lahan sebesar 48 persen.
Sementara itu, Kota Serang mencatatkan progres pendataan lahan tertinggi meski hanya memiliki 67 unit.
"Walaupun secara jumlah unit kecil, yakni 67 unit, Kota Serang mencapai progres pendataan lahan hingga 87 persen," tambahnya.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Banten, progres pendataan lahan di wilayah lainnya diantaranya yakni, Kabupaten Lebak 78 persen, Kota Cilegon 72 persen, Kabupaten Pandeglang 41 persen, Kabupaten Tangerang 30 persen, Kabupaten Serang fase lanjutan 28 persen dan Kota Tangerang Selatan 11 persen.
Baca Juga: Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
Deden menegaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan Provinsi Banten dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan melalui program Merah Putih.
Ia meyakini keberadaan koperasi tersebut akan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kami optimistis keberadaan KDKMP akan menjadi wadah kolaborasi untuk pemberdayaan dan pemandirian ekonomi masyarakat, serta meningkatkan jumlah desa mandiri dan desa matur di Provinsi Banten," tuturnya.
Pemerintah Provinsi Banten juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas berbagai program pembangunan yang telah diberikan, sehingga pertumbuhan koperasi di wilayah tersebut semakin unik, merata, dan mampu menjangkau kebutuhan masyarakat luas. [Antara].
Berita Terkait
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Tragedi Jalan Berlubang di Pandeglang, Kasus Tukang Ojek yang Penumpangnya Tewas Dihentikan
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Drama Penangkapan Mafia Gas Lebak, Pemodal Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Kabur
-
Jelang Munas, HIPMI Banten Usung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung