- Polsek Grogol Petamburan menangkap dua pelaku pembacokan terhadap Gunawan yang terjadi di kawasan Tomang pada 20 Mei 2026.
- Kedua pelaku berinisial ADS dan J ditangkap di Bekasi dan Tigaraksa karena motif cemburu terkait masalah asmara.
- Korban mengalami luka parah akibat serangan senjata tajam dan kedua pelaku kini terancam hukuman sembilan tahun penjara.
SuaraBanten.id - Pelarian dua pelaku pembacokan sadis terhadap seorang pegawai restoran di kawasan Tomang akhirnya berakhir di tangan pihak kepolisian.
Unit Reskrim Polsek Grogol Petamburan berhasil meringkus dua pria berinisial ADS (31) dan J (29) yang diduga kuat sebagai eksekutor penganiayaan tersebut.
Penangkapan ini dilakukan setelah keduanya sempat melarikan diri pasca-insiden berdarah yang menimpa korban bernama Gunawan (34) pada Rabu (20/5/2026) lalu.
Kapolsek Grogol Petamburan, AKP Reza Aditya, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah mengamankan para tersangka pada Selasa (2/6/2026). Tim opsnal melakukan pengejaran intensif berdasarkan keterangan saksi dan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
"Hari ini, kami telah mengamankan dua pelaku pengeroyokan yang terjadi tanggal 20 Mei di Tomang, dengan korban inisial G," ujar AKP Reza Aditya dilansir dari Antara.
Dia mengungkapkan pelaku utama ADS ditangkap oleh petugas di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Sementara rekannya, J, yang ikut membantu dalam pembacokan tersebut, diciduk di wilayah Kabupaten Tigaraksa, Banten.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi mendapati motif di balik aksi nekat kedua pelaku itu murni didasari atas masalah asmara. Pelaku ADS diduga terbakar api cemburu karena mencurigai adanya hubungan spesial antara istrinya dan korban.
"Motifnya dugaan asmara. Pelaku menduga kalau istrinya ada perselingkuhan dengan korban, terlebih karena istri pelaku dan korban pernah bekerja di tempat yang sama," ujar Reza.
Sebelum melakukan pembacokan, ADS diketahui sempat mengirimkan ancaman dan mengajak korban untuk berduel. Namun, intimidasi tersebut tidak pernah digubris oleh korban.
Baca Juga: Perdana Dilatih John Herdman, Egy Maulana Vikri Bongkar Tabiat Asli sang Nakhoda Baru
Penganiayaan berat itu kemudian terjadi saat korban tengah beristirahat di kediamannya di Jalan Tomang Utara I, Grogol Petamburan.
Secara tiba-tiba, kedua pelaku datang mendobrak pintu kamar korban dan langsung menyerang secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Korban sempat melakukan perlawanan semampunya di dalam kamar sebelum meloloskan diri ke luar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar dalam kondisi bersimbah darah.
Akibat serangan senjata tajam yang mengenai area kepala hingga lengan tersebut, korban mengalami sekitar sembilan luka robek besar dan harus menerima perawatan intensif dengan lebih dari 100 jahitan.
Saat ini, kedua pelaku telah mendekam di ruang tahanan Mapolsek Grogol Petamburan untuk menjalani pemeriksaan secara mendalam.
Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan dengan Pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan, dengan ancaman pidana penjara maksimal sembilan tahun.
Berita Terkait
-
Perdana Dilatih John Herdman, Egy Maulana Vikri Bongkar Tabiat Asli sang Nakhoda Baru
-
TPAS Cilowong Membludak! Puluhan Truk Sampah Antre Akibat Jadwal Buang Sampah Bentrok
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang
-
Berawal Merasa Dipepet di Jalan, Pria di Pandeglang Tewas Dikeroyok Empat Bersaudara
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit