- Polisi menghentikan penyelidikan kasus Al Amin Maksum yang menyebabkan penumpang meninggal akibat menghindari jalan berlubang.
- Penghentian proses hukum terjadi setelah kesepakatan damai tercapai antara pihak tukang ojek dan keluarga korban Selasa kemarin.
- Polda Banten memproses penghentian penyelidikan berdasarkan tercapainya restorative justice dan kesadaran kedua belah pihak.
SuaraBanten.id - Aparat kepolisian menghentikan kasus hukum yang menjerat tukang ojek bernama Al Amin Maksum (43) usai sepeda motornya terjatuh saat menghindari jalan berlubang yang menyebabkan penumpangnya, Khairi Rafi meninggal dunia.
Disampaikan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Hutapea mengatakan, proses penghentian tahap penyelidikan dilakukan setelah adanya kesepakatan damai di antara pihak tukang ojek dengan pihak keluarga penumpang yang meninggal.
Diakui Maruli, proses hukum yang sebelumnya menjerat tukang ojek Al Amin berdasarkan adanya laporan yang dilakukan oleh pihak keluarga penumpang ke Polres Pandeglang paska kejadian.
"Alhamdulillah, tadi malam (Selasa) telah tercapai kesepakatan perdamaian antara kedua belah pihak. Dengan adanya kesepakatan restorative justice yang telah ditanda tangani kedua belah pihak, maka proses penghentian penyelidikan akan diproses sesuai ketentuan," kata Maruli kepada awak media, Rabu (25/2/2026) di Mapolda Banten.
Maruli mengungkapkan, proses perdamaian bisa dilakukan dikarenakan adanya kesadaran dari kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan menganggap kecelakaan yang terjadi sebagai sebuah musibah.
"Kedua belah pihak telah menyadari bahwa peristiwa tersebut merupakan musibah dari Allah SWT dan telah saling memaafkan sebagaimana tertuang dalam surat pernyataan musyawarah tertanggal Selasa (23/2) kemarin," terang Maruli.
Ditegaskan Maruli, setelah terjadinya perdamaian di antara kedua belah pihak yang dibuktikan dengan adanya surat pernyataan, maka pihaknya akan segera menerbitkan surat penghentian penyelidikan.
"Syarat-syaratnya telah terpenuhi sehingga pihak kepolisian akan memproses penerbitan surat penghentian penyelidikan. Dan perlu kami tegaskan bahwa sampai saat ini belum ada penetapan tersangka dan masih dalam tahap penyelidikan," tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Burhanuddin Surya Muhamad, Tukang Ojek Pangkalan Al Amin Maksum berserta kuasa hukumnya dan sopir ambulans. Namun pihak keluarga penumpang yang meninggal tidak hadir.
Baca Juga: Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang
-
Niat Cari Nafkah Berujung Pidana, Al Amin Minta Keadilan: Saya Hanya Korban Jalan Berlubang
-
Kecelakaan Kerja di Pelindo Banten, Sopir Truk Asal Pandeglang Tewas
-
Nyawa Siswa SD Melayang Akibat Lubang, Jalan Gardu Tanjak Pandeglang Masih Terbengkalai
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September