Program Makan Siang Gratis di Banten Disorot: Siswa Keracunan, Ombudsman Temukan Makanan Basi

Dua laporan dari dua kabupaten berbeda dalam waktu berdekatan menjadi sinyal bahaya bagi pelaksanaan MBG. Di Serang, insiden di SMPN 1 Kramatwatu membuat Ombudsman turun.

Andi Ahmad S
Kamis, 04 September 2025 | 21:19 WIB
Program Makan Siang Gratis di Banten Disorot: Siswa Keracunan, Ombudsman Temukan Makanan Basi
Ilustrasi makan bergizi gratis (MBG). (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Program Makan Bergizi Gratis ini menggunakan uang rakyat Jadi Masalah
  • Ombudsman kini "membedah" Standard Operating Procedure (SOP) program untuk menemukan titik lemah yang membahayakan

SuaraBanten.id - Program prioritas nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG), kini berada di bawah pengawasan ketat Ombudsman RI Perwakilan Banten.

Langkah tegas ini diambil setelah dua insiden serius mencoreng citra program kasus dugaan keracunan massal yang menimpa siswa SMP Negeri 1 Kramatwatu di Kabupaten Serang, dan laporan temuan makanan basi di sejumlah sekolah di Kabupaten Lebak.

Ombudsman kini "membedah" Standard Operating Procedure (SOP) program untuk menemukan titik lemah yang membahayakan ribuan siswa di Banten.

Dua laporan dari dua kabupaten berbeda dalam waktu berdekatan menjadi sinyal bahaya bagi pelaksanaan MBG. Di Serang, insiden di SMPN 1 Kramatwatu membuat Ombudsman turun langsung.

Baca Juga:Fraksi PAN Usulkan Pangkas Tukin ASN Hingga 50 persen, Dede Rohana: Alihkan untuk Jalan Rusak!

“Kejadian di Kramatwatu sedang kita dalami. Sampel makanan sudah diambil Dinas Kesehatan Kabupaten Serang untuk diperiksa di laboratorium. Kita tunggu hasil resminya,” ujar Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman RI Perwakilan Banten, Zaenal Muttaqien, dilansir dari Antara, Kamis (4/9/2025).

Sementara di Kabupaten Lebak, masalahnya tak kalah serius. Sejumlah sekolah di Kecamatan Cibadak, termasuk MTs Mathlaul Anwar Baros, terpaksa membuang jatah MBG karena kualitasnya sangat meragukan.

“Menu yang datang rasanya pahit, diduga basi. Ada juga kuah sayur yang kurang enak. Kami langsung larang anak-anak memakannya,” ungkap salah satu kepala sekolah yang memilih untuk tidak disebutkan namanya demi keamanan.

Fokus utama investigasi Ombudsman adalah untuk memastikan apakah SOP yang ada sudah dijalankan dengan benar oleh semua pihak, mulai dari penyedia katering hingga sekolah.

“Kami ingin mengidentifikasi permasalahannya apa, sekaligus klarifikasi ke pihak sekolah dan penyedia layanan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Misi utamanya supaya SOP betul-betul dijalankan agar kejadian yang sama tidak berulang,” kata Zaenal.

Baca Juga:Korban Kebakaran Aspol Serpong Mengungsi, Dapur Umum Didirikan dan Bantuan Psikologis Disiapkan

Ombudsman menyoroti beberapa potensi kelalaian, termasuk pada detail teknis yang sering diabaikan, seperti proses pengemasan dan penyimpanan makanan sebelum didistribusikan.

“Kalau dicampur dalam satu wadah, ditutup rapat, dan dibiarkan lebih dari dua jam, apakah ada efek gas yang mempengaruhi kualitas makanan? Itu yang kita pastikan,” jelasnya, mengisyaratkan investigasi mendalam hingga ke aspek ilmu pangan.

Temuan di Serang dan Lebak dianggap sebagai puncak gunung es. Zaenal Muttaqien menegaskan bahwa pengawasan akan diperluas secara masif untuk memastikan program yang bertujuan meningkatkan gizi pelajar ini tidak berbalik menjadi ancaman.

“Dalam waktu dekat pengawasan akan dilakukan lebih masif, tidak hanya di Serang dan Lebak, tapi juga di daerah lain. Kita ingin pastikan SOP dijalankan,” tegasnya.

Sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, Ombudsman mengingatkan bahwa program yang menggunakan anggaran negara dan menyangkut hajat hidup orang banyak terutama anak-anak harus menempatkan keamanan sebagai prioritas absolut.

Kegagalan dalam menjamin keamanan pangan adalah bentuk maladministrasi serius yang harus ditindak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak