Jalan Rusak Puluhan Tahun, Pemuda Kampung Sibilik Gotong Royong Modal Sumbangan Semen dan Pasir

Mereka muak dengan kondisi jalan yang rusak parah selama puluhan tahun, mereka berinisiatif membangun jalan secara swadaya murni.

Andi Ahmad S
Senin, 01 September 2025 | 14:36 WIB
Jalan Rusak Puluhan Tahun, Pemuda Kampung Sibilik Gotong Royong Modal Sumbangan Semen dan Pasir
Jalan Rusak Puluhan Tahun, Pemuda Kampung Sibilik Kompak Gotong Royong Modal Sumbangan [Dok Warga]

SuaraBanten.id - Ketika pemerintah tak kunjung hadir, semangat gotong royong menjadi jawaban. Inilah yang dibuktikan oleh para pemuda dan masyarakat Kampung Sibilik, Desa Girilaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak.

Mereka muak dengan kondisi jalan yang rusak parah selama puluhan tahun, mereka berinisiatif membangun jalan secara swadaya murni.

Aksi inspiratif ini dimotori oleh seorang pemuda bernama Dalo.

Semuanya bermula dari keprihatinan Eden dan para pemuda lainnya pada sekitar 20 Agustus 2025.

Baca Juga:Serang Mencekam! Usai Bakar Pos Polisi, Massa Bentrok dengan Aparat di Gerbang Mapolresta

Mereka memantau kondisi jalan di kampung mereka yang sudah sangat parah, bahkan sulit dilalui oleh kendaraan roda empat maupun roda dua.

Kondisi ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan.

"Kondisi jalan sudah parah, mungkin sudah tidak bisa dilewati kendaraan roda 4 dan susah untuk roda 2," ungkap Dalo dalam catatannya kepada Suarabanten, Senin 1 Agustus 2025.

"Kekhawatiran utama kami karena banyak anak sekolah yang bawa motor itu sering jatuh di situ," sambungnya.

Melihat kondisi tersebut, Eden/Dalo bersama pemuda Kampung Sibilik lainnya tidak tinggal diam.

Baca Juga:4 Fakta Menarik di Balik Aksi Anarkis yang Lumpuhkan Kota Serang Banten

Mereka bergerak untuk membentuk "Paguyuban Pemuda Kampung Sibilik" sebagai wadah untuk merencanakan perbaikan jalan.

Niat baik para pemuda ini mendapat sambutan hangat dari para tokoh dan masyarakat setempat.

Tanpa menunggu anggaran dari pemerintah desa yang tak kunjung turun, warga secara sukarela memberikan sumbangan untuk merealisasikan pembangunan.

Donasi yang terkumpul bukan berupa uang, melainkan material bangunan.

"Alhamdulillah dari niat yang baik, ada dukungan dari tokoh dan masyarakat. Banyak yang menyumbang, baik itu Semen, maupun pasir," jelasnya.

Dengan modal kekompakan dan sumbangan material seadanya, proses perbaikan jalan-jalan yang rusak pun terlaksana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak