facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Akun WhatsApp Arie Kriting Diretas Usai Kritik Kominfo, Ernest Prakasa Ungkap Faktanya

Hairul Alwan Senin, 01 Agustus 2022 | 09:15 WIB

Akun WhatsApp Arie Kriting Diretas Usai Kritik Kominfo, Ernest Prakasa Ungkap Faktanya
Ernest Prakasa (YouTube/HAHAHA TV)

Akun WhatsApp Arie Kriting mendapatkan teror dari orang yang tak dikenal.

SuaraBanten.id - Melalui cuitan terbaru, Ernest Prakasa menyampaikan kabar kurang menyenangkan terkait Arie Kriting.

Akun WhatsApp Arie Kriting mendapatkan teror dari orang yang tak dikenal.

Ernest menduga teror itu didapatkan usai Arie Kriting memberi kritikan atas tindakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang memblokir situs-situs dan aplikasi, lantaran belum mendaftarkan ke Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) ruang lingkup privat.

Akun WhatsApp Arie Kriting Diteror (Twitter/@ernestprakasa)
Akun WhatsApp Arie Kriting Diteror (Twitter/@ernestprakasa)

Melalui akun twitter pribadinya, Ernest mengunggah screenshot pesan singkat yang diduga milik Arie Kriting.

Baca Juga: Tak Sekedar Blokir, Pemerintah Dituntut Terima Masukan dan Kritik Terkait Kebijakan PSE

Terlihat bahwa seseorang dengan menggunakan foto profil wajah wanita memberikan pesan yang berisi makian tidak pantas dan kasar yang ditujukan untuk Arie Kriting.

"Urusan agama dan keluarga lu aja belum kelar, udah sok-sokan ngurusin PSE. Urusin dulu istri n mertua lo, t****," bunyi pesan dari seorang wanita yang tak dikenal itu.

Ernest Prakasa pun memberikan tanggapan terkait pesan yang disampaikan oleh wanita anonim itu.

"Akun WA Arie Kriting, barusan juga mendapatkan upaya peretasan dan teror. Norak banget," tutur Ernest Prakasa.

Diketahui, keputusan Kominfo untuk memblokir banyak aplikasi dan situs resmi telah dikritik keras oleh masyarakat umum. Tagar #BlokirKominfo juga telah diulang di berbagai media sosial untuk menentang blokade. Mereka juga menertawakan Kominfo karena mengizinkan aplikasi perjudian gratis karena situs tersebut tidak menghabiskan uang dan hanya permainan.

Baca Juga: Serba-serbi Aksi Simbolik Siram Air Kencing ke Tembok Pagar Kominfo, Siapa Pencetusnya?

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait