“Kalau analoginya ini growing pain. Growing pain itu gigi tumbuh. Kalau gigi tumbuh itu dokter tidak akan bilang itu penyakit, tapi proses alami sebuah pertumbuhan,” ungkapnya.
“Sama seperti ini, bagian dari proses alami, kita tumbuh bersama digunakan lalu ada feedback, ada perbaikan, lalu Insyaallah nanti akan bisa terpenuhi yang menjadi kebutuhan,” imbuh Anies.
Terpisah, Ketua Umum The Jakmania, Dicky Sumarno bersyukur, kejadian pagar roboh tidak terjadi saat liga 1 berlangsung. Kata dia, jika itu terjadi di momen liga, maka Persija bakal kena sanksi.
“Untung pas grand launching, bukan pas liga mulai, kalau nggak Persija sudah didenda,” ucap Dicky Sumarno.
Baca Juga:Presenter TV Brigita Manohara Bakal Kembalikan Uang dan Hadiah Tersangka Korupsi
Dicky Sumarno menjamin, insiden itu bukan disebabkan ulah rombongan The Jakmania liar atau Rojali. Menurut dia, suporter sepak bola memiliki energi yang lebih besar dibandingkan penonton pada umumnya.
“Karena karakter nonton bola beda ya sama masyarakat umum. Kita bisa 100 kali lipat energinya buat nonton. Saya harap ini pembelajaran bagus,” ujar Dicky Sumarno.