facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Acungkan Sajam lalu Bawa Kabur Handphone, Rampok di Ciledug Tangerang Ditangkap saat Sembunyi di Kuburan

Hairul Alwan Jum'at, 17 Juni 2022 | 06:21 WIB

Acungkan Sajam lalu Bawa Kabur Handphone, Rampok di Ciledug Tangerang Ditangkap saat Sembunyi di Kuburan
Ilustrasi borgol. [Envato Elements]

Saat beraksi, para pelaku mengacungkan sajam kepada anak pemilik rumah dan berhasil membawa dua unit handphone serta beberapa uang tunai.

SuaraBanten.id - Seorang pelaku perampokan ditangkap warga saat sembunyi di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Al-Ma’arif di Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Rabu (15/6/2022) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.

Menurut informasi satu dari tiga komplotan rampok yang tertangkap di kuburan itu sebelumnya mengacungkan senjata tajam (Sajam) dan membawa dua handphone dan uang tunai.

Salah satu warga sekitar Sujana (45) mengungkapkan, awalnya pelaku berjumlah 3 orang mendatangi rumah warga.

Saat beraksi, para pelaku mengacungkan sajam kepada anak pemilik rumah dan berhasil membawa dua unit handphone serta beberapa uang tunai.

Baca Juga: Kepergok Warga, Perampok di Tangerang Kabur ke Kuburan dan Pura-Pura Mati

“Infonya sih gitu. Jadi pelaku mendatangi rumah yang sudah ditargetkan. Pelaku bawa senjata tajam terus nodongin ke anak pemilik rumah ini,” ungkap Sujana, Kamis (16/6/2022).

Kata Sujana, warga sekitar yang mengetahui aksi perampokan itu, langsung mengejar pelaku yang kabur lewat atap rumah. Satu dari tiga pelaku perampokan tersebut terpisah dan berlari menuju makam, sementara dua lainnya berhasil lolos.

“Pelaku berusaha kabur lewat atap, dan terakhir keliatan masuk ke arah kuburan yang depan sekolah Yapera,” ujarnya.

Warga pun langsung menelusuri area makam dan akhirnya pelaku ditemukan sedang bersembunyi di balik pepohonan.

“Habis itu warga nelusurin di dalam wilayah kuburan. Kurang lebih setengah jam dicari, baru ketemu deh tuh, ketemunya di antara pohon pisang,” ungkap warga.

Baca Juga: Kasus COVID-19 di Tangerang Meningkat, Diduga karena Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5

Warga sekitar yang geram dengan perilaku yang diperbuat pelaku akhirnya menghajar pelaku hingga babak belur. Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang dan membawa pelaku ke Polsek Ciledug untuk di proses lebih lanjut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait