Korban Tsunami Pandeglang Penghuni Huntara Dipalak Rp700 Ribu oleh Oknum

Korban tsunami Pandeglang yang masih tinggal di huntara dimintai biaya Rp700 ribu jika ingin tetap tinggal di bangunan tersebut.

Hairul Alwan
Jum'at, 10 Juni 2022 | 06:37 WIB
Korban Tsunami Pandeglang Penghuni Huntara Dipalak Rp700 Ribu oleh Oknum
Korban tsunami penghuni Huntara di Labuan meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang.[IST]

SuaraBanten.id - Sebanyak sembilan Kepala Keluarga yang merupakan korban tsunami Pandeglang masih tinggal di hunian sementara (Huntara) di Kampung Cicadas, Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Korban tsunami Pandeglang yang masih tinggal di huntara dimintai biaya Rp700 ribu jika ingin tetap tinggal di bangunan tersebut.

Salah satu penghuni huntara, Sopiah mengatakan, ada 2 orang oknum yang datang dan meminta uang Rp700 ribu per unit Huntara.

Kata Sopiah, oknum tersebut berdalih bahwa tempat tersebut sudah dilelangkan dan akan digusur jika mereka tetap tidak mau membayar sejumlah uang.

Baca Juga:Sekdes di Maja Kabupaten Lebak Dibekuk Polisi, Diduga Terlibat Pencurian Kerbau

“Ya begitu pak, sama kedua bapak itu terus sama antek-anteknya juga orang sini yang kerja sama bapak itu katanya satu unitnya itu harus dibayar Rp700 ribu, mau tidak mau dalam waktu satu Minggu harus lunas terserah mau nyicil juga engga apa-apa tiap hari Rp200 ribu,” terang Sopiah, Kamis (9/6/2022).

Meski demikian, warga yang diminta uang oleh oknum tersebut tetap menolak memberikan uang lantaran mereka tidak mampu membayar. Korban tsunami yang menghuni huntara itu bahkan mengaku siap pasang badan jika ancaman oknum tersebut benar-benar terjadi.

“Kata saya boro-boro Rp200 ribu buat makan saja kami susah, kadang-kadang kami beli pulsa listrik aja ngutang apalagi (harus) bayar 1 unit Rp700 ribu. Ya kami pasang badan aja, kami orang gak mampu ga bisa bayar segitu, kata dia kalau ga mau bayar angkat kaki dari sini karena ini sudah dilelangkan mau digusur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sopiah mengungkap permintaan uang oleh kedua oknum ini sudah terjadi sejak 2021 hingga 2 bulan terakhir ini, kedua oknum ini baru berhenti ketika ada musibah banjir melanda dan banyak relawan yang datang ke lokasi Huntara untuk memberi bantuan pada mereka.

“Pas sudah rame kaya gini dia udah ga sama sekali ada kesini,” ungkapnya.

Baca Juga:Geger Dua Granat Nanas Ditemukan di Dapur Warga Lebak, Milik Pensiunan TNI

Kontributor: Samsul Fatoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini