Sementara itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah sangat mengapresiasi peluncuran dan uji coba kendaraan elektrik tanpa awak di Provinsi Banten ini. Hal ini merupakan sebuah langkah besar dan pasti menuju masa depan yang lebih baik, dimana sejalan dengan visi misi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Saya berharap terobosan ini bisa segera dikembangkan, sehingga dalam waktu dekat Indonesia bisa lebih maju dengan mengembangkan potensi SDM dalam negeri. Untuk itu ini harus didukung penuh, apalagi dimotori oleh swasta," katanya.
Diakui Budi, pihaknya juga sudah berencana akan menerapkan sistem kendaraan Autonomous Vehicle ini di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kendaraan transportasi penghubung yang terintegrasi. "Insya Allah nanti secepatnya kita akan terapkan di IKN," pungkasnya.
CEO Sinarmas Land Michael Widjaja menambahkan, kendaraan otonom di BSD City diprakarsai Sinarmas Land melalui digital hub dalam kerjasamanya dengan Mitsubishi Corporation.
Baca Juga:Pemprov DKI Jakarta Adakan Car Free Day pada Minggu, Ini Daftar Lokasi Penerapannya
Layanan transportasi berbasis teknologi ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat di kota mandiri ini.
"Penggunaan kendaraan otonom bertenaga listrik ini juga dilakukan sebagai salah satu langkah untuk mengurangi emisi karbon," katanya.
Uji coba ini akan dilaksanakan selama satu tahun di pusat perbelanjaan Q-Big dan akan dilanjutkan di kawasan bisnis BSD Green Office Park.
"Dalam proses pembuatannya, kita membutuhkan waktu sekitar delapan bulan dengan berbagai try and error yang berulang terjadi," katanya.
Diketahui, acara uji coba tersebut dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Banten Muhammad Yusuf, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Group CEO Sinarmas Land Michael Widjaja.