Cak Imin Blak-blakan Butuh NU: Orang Mau Mati Butuh NU

Cak imin awalnya menjelaskan mengenai NU menurut pandangannya. Menurutnya NU meliputi keseluruhan hidup atau totalitas hidup.

Hairul Alwan
Senin, 21 Februari 2022 | 14:18 WIB
Cak Imin Blak-blakan Butuh NU: Orang Mau Mati Butuh NU
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin usai bertemu Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Senin (8/7/2019). (Suara.com/Ria Rizki)

SuaraBanten.id - Muhaimin Iskandar alias Cak Imin selaku Ketua Umum PKB baru-baru ini blak-blakan jika dirinya membutuhkan Nahdlatul Ulama atau NU. Melalui channel youtube Helmy Yahya Bicara, Cak Imin bahkan menyebut NU ibarat totalitas hidup.

Cak imin awalnya menjelaskan mengenai NU menurut pandangannya. Menurutnya NU meliputi keseluruhan hidup atau totalitas hidup.

Kata Cak Imin, NU merupakan organisasi pendidikan yang mengajarkan cara hidup, cara pandang agama hingga menghadapi kematian pun ada dalam ajaran NU.

Tangekapan layar Cak Imin hadir dalam Chanel Youtube Helmy Yahya Bicara. [Youtube]
Tangekapan layar Cak Imin hadir dalam Chanel Youtube Helmy Yahya Bicara. [Youtube]

“NU ini ibaratnya totalitas hidup ya,” ungkap Cak Imin dikutip dari Terkini.id--Jaringan Suara.com, Senin (21/2/2022).

Baca Juga:Sowan ke Rois Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, AHY: Demokrat Miliki Kesamaan dengan NU

“Sejak lahir diurus, kemudian besar dikasih pendidikan, dikasih modal hidup, cara pandang agama, dikasih skill,” ujar Cak Imin melanjutkan.

Cak Imin juga menyebut jika NU adalah pesantren besar lantaran banyak pesantren NU di berbagai wilayah.

“Makanya NU itu kan sebenarnya pesantren besar, karena terdiri dari berbagai pesantren,” ujar Cak Imin melanjutkan. “Maka di situ ada dunia pendidikan yang tidak lepas dari NU, yang menjadi satu kesatuan,” ujar Cak Imin melanjutkan.

Lebih lanjut, Cak Imin memaparkan NU lahir dari gerakan pendidikan yang kemudian menjadi gerakan pemikiran dan gerakan ekonomi.

“Nu sendiri juga lahir dari gerakan pendidikan sebetulnya, yang berkembang menjadi gerakan pemikiran,” ujar Cak Imin menjelaskan.

Baca Juga:Muhaimin Iskandar Deklarasi Capres, Hasil Surveinya Unggul Tipis di Jatim: Rong Dino Ambruk Kalau Gak Kerja..

“Gerakan pemikiran butuh modal, lalu kemudian menjadi gerakan ekonomi, ‘nahdatu tujjar’ namanya,” ujar Cak Imin menjelaskan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini