"Dampaknya terhadap dermaga ada beberapa kerusakan fasilitas, termasuk talud kegerus ombak, itu dampak dari cuaca buruk," ungkap Handjar saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (7/2/2022).
"Sebelum sebelumnya sudah tergerus tapi dengan gelombang yang tinggi ini air laut nabrak, abrasi semakin jadi, sekarang semakin parah," imbuhnya.
Meski demikian, pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry untuk segera memperbaiki fasilitas pelabuhan yang rusak.
"Kami juga sudah menghimbau agar operator pelabuhan segera memperbaiki, yang memperbaiki siapa? Ya operator pelabuahan, PT ASDP Indonesia Ferry," tegasnya.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG Pelabuhan Merak dan Daerah Pesisir Banten 8 Februari 2022
"Pemerintah hanya menghimbau, jangan ditunda tunda. Kami mendorong untuk segera melakukan perbaikan dikesempatan pertama," paparnya.
Handjar juga menyampaikan, mesti terjadi kerusakan fasilitas di Dermaga 7 Pelabuhan Merak. Namun, kata Dia, aktifitas penyebrangan tetap berlangsung.
"Keganggu pasti, tapi tetep berjalan. Karena logistik harus berjalan, penumpang juga harus jalan," tutup Handjar.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Baca Juga:Cuaca Ekstrem, Kapal Tangker Kandas di Pantai Merak Beach Hotel