Polemik Spirit Doll, Ernest Prakasa: Kalo Boneka Partai, Baru Bahaya

Padahal menurutnya, fenomena sejumlah artis yang mengadopsi boneka arwah itu tidak perlu dipermasalahkan.

Hairul Alwan
Senin, 17 Januari 2022 | 07:55 WIB
Polemik Spirit Doll, Ernest Prakasa: Kalo Boneka Partai, Baru Bahaya
Komika dan Sutradara Ernest Prakasa saat ditemui awak media usai jumpa pers film 'Teka Teki Tika' di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/12/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraBanten.id - Ernest Prakasa, sutradara sekaligus seorang komika, menyoroti fenomena spirit doll atau boneka arwah yang menjadi polemik di tengah masyarakat. Hal itu bermula dari adanya sejumlah selebritis tanah air yang mengadopsi boneka arwah.

Diketahui, para selebritis tersebut memperlakukan boneka arwah layaknya seorang anak mereka sendiri.

Dari mulai diberi makan dan minum, diajak berbicara, hingga pakaian boneka arwah itu pun kerap diganti layaknya seorang manusia. Fenomena tersebut kemudian menjadi polemik lantaran terjadi pro kontra di kalangan banyak pihak.

Menanggapi hal itu, Ernest Prakasa mengaku heran lantaran adopsi boneka arwah dipermasalahkan pihak-pihak tertentu. Padahal menurutnya, fenomena sejumlah artis yang mengadopsi boneka arwah itu tidak perlu dipermasalahkan.

Baca Juga:5 Bahaya Jika Sering Makan Mi Instan, Bisa Hipertensi hingga Menyebabkan Kanker

“Yaudah sik boneka arwah biarinin aja,” kata Ernest Prakasa melalui cuitan di akun Twitter miliknya @ernestprakasa.

Ilustrasi spirit doll atau boneka arwah (Elements Envato)
Ilustrasi spirit doll atau boneka arwah (Elements Envato)

Selain itu, Ernest Prakasa menyebut ada hal yang lebih berbahaya ketimbang boneka arwah yang terus-terusan dipermasalahkan. Menurutnya, ketimbang boneka arwah yang terus dipermasalahkan, ada baiknya waspada pada boneka partai yang jauh lebih berbahaya.

“Kalo boneka partai, baru bahaya,” terangnya. Sontak cuitan Ernest Prakasa itu langsung dibanjiri komentar beragam dari warganet. Hingga saat ini cuitan Ernest Prakasa tersebut, sudah mendapat lebih dari 13 ribu like dan dua ribu retweet, serta 338 komentar.

Berikut komentar beragam warganet yang menanggapi cuitan Ernest Prakasa tersebut yang berhasil dirangkum Galamedia.

“Harusnya dari periode pertama lu udah nyadar ko. Kalo boneka partai memang berbahaya n mata tersenyum. Salam kompak utk pejuang keadilan,” tulis akun @rizayanwar.

Baca Juga:Apa Itu Hoarding Disorder? Kenali Tanda-Tanda dan Bahaya Kebiasaan Buruk Berikut Ini

“Koh depan rumah dah ada yang jual tahu gimbal bawa HT badan tegap rambut cepak belum?” kata akun @imamsuset.

“Yang larang export trus ga lama di sleding tackle sama menterinya itu bukan koh?” terang akun @HibiMobil.

“Boneka kok bisa bikin sirkuit mandalika?” tulus akun @vl3_sy.

“Tapi kan pemerintah sekarang bisa stop ekspor batubara demi kepentingan dalam negeri walaupun cuma 10 hari tp masih hebat daripada enggak,” kata akun @ris_rus.

“Nanti diserang dilaporkan pendukungnya bang soalnya pendukungnya pada keras apalagi klo ngamuk hukum bisa dilawan,” pungkas akun @AnwarIdris10.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak