Buntut Pidato Kebencian Ketum PSI, Tenggelamkan Partai Nol Koma Trending

Sebelumnya Giring diketahui menyampaikan pidato yang mengatakan bahwasanya masa depan Indonesia suram apabila dipimpin oleh seorang presiden pembohong dan sosok yang intoleran

Hairul Alwan
Minggu, 26 Desember 2021 | 08:23 WIB
Buntut Pidato Kebencian Ketum PSI, Tenggelamkan Partai Nol Koma Trending
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha dalam acara puncak HUT ke-7 PSI dari siaran langsung Youtube PSI, Rabu (22/12/2021). [Suara.com/Ummi Hadyah]

SuaraBanten.id - Pada Sabtu (25/12/2021), tagar ‘Tenggelamkan Partai Nol Koma‘ sempat menjadi trending topic di media sosial Twitter. Bahkan, tagar tersebut ternyata sebenarnya sudah trending sejak Jumat (24/12/2021).

Berdasarkan pantauan terkini.id--Jaringan Suara.com, tagar tersebut banyak digaungkan netizen seraya mengaitkan pidato ‘kebencian’ sang Ketua Umum (Ketum) PSI, yakni Giring Ganesha, di hadapan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Sebelumnya Giring diketahui menyampaikan pidato yang mengatakan bahwasanya masa depan Indonesia suram apabila dipimpin oleh seorang presiden pembohong dan sosok yang intoleran. Kendati demikian, tak dijelaskan secara gamblang sosok yang ia maksud.

Giring Ganesha.[Instagram]
Giring Ganesha.[Instagram]

Giring hanya mengatakan bahwa sosok tersebut merupakan orang yang pernah dipecat oleh Presiden Jokowi dalam pemerintahan. Nah, merespons pernyataan itu, netizen justru menyarankan kepada PSI untuk melakukan aksi nyata agar bisa mendapat simpati karena menurut mereka, rakyat kini sudah cerdas.
“Mencari popularitas itu tidak dengan cara seperti ini. Rakyat sudah cerdas tidak termakan kampanye negative,” tulis akun RikeSants.

Baca Juga:Politisi Gerindra Sebut Giring PSI Asal Ngomong Soal Pidato yang Diduga Sindir Anies

“Giring & PSI berhentilah halusinasi berkepanjangan terhadap salah satu pihak, lebih baik perbanyak konsolidasi dan gagasan yang mengundang simpati publik supaya 2024 bisa keluar dari predikat partai gurem untuk bisa lolos ke Senayan,” sambungnya.

Bahkan ada pula yang mengubah akronim PSI menjadi PNI dengan tetap menggunakan lambang partai yang gagal lolos ke senayan pada Pemilu 2019 tersebut.

“Kata Bro Lurah Istana, Partai Seronok Indonesia akan menjadi partai besar kedepannya. Besar Bohongnya,” cuit akun The_BosGenk sambil menyertakan gambar mirip lambang PSI dengan akronim Partai Nol Koma Indonesia (PNI).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak