alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Rumah Warga Rawa Arum Diguyur Hujan Debu, Diduga Dari Perusahaan Sekitar

Hairul Alwan Senin, 29 November 2021 | 13:22 WIB

Geger Rumah Warga Rawa Arum Diguyur Hujan Debu, Diduga Dari Perusahaan Sekitar
ILUSTRASI Hujan debu di Rawa Arum, Grogol, Cilegon (Instagram)

Akibat hujan debu tersebut, rumah warga Rawa Arum kotor, bahkan hingga serpihan hujan debu masuk ke rumah.

SuaraBanten.id - Sejumlah warga Lingkungan Makam Maja, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon mengeluhkan hujan debu yang terjadi di permukimannya.

Diduga hujan debu itu berasal dari sakah satu perusahaan yang berada tak jauh dari permukiman warga. Akibat hujan debu tersebut, rumah warga Rawa Arum kotor, bahkan hingga serpihan hujan debu masuk ke rumah.

Salah satu warga Rawa Arum, Susilo mengatakan, tempat tinggalnya seringkali dihujani debu yang menyerupai serbuk karbon. Terlebih saat kondisi angin kencang yang mengarah ke perkempungan ini.

warga menunjukan penampakan debu karbon di rumahnya. [Bantenhits]
warga menunjukan penampakan debu karbon di rumahnya. [Bantenhits]

“Ini sekarang aja kalau keluar rumah kaki langsung pada hitam, kayaknya debu karbon, sudah sering kalau pas ada angin kencang aja,” kata Susilo dilansir dari Bantenhits.com--Jaringan SuaraBanten.id, Minggu (28/11/2021).

Baca Juga: Brio Tubruk Pohon di Drangong Serang, Empat Mahasiswa Asal Pandeglang Tewas

Sementara itu, Ketua RT 03/05 Kelurahan Rawa Arum, Amriti mengaku khawatir jika hujan debu berwarna hitam itu bisa menimbulkan penyakit apabila terhirup dan masuk ke dalam saluran pernafasan.

“Iya sudah sering, kalau khawatir si pasti yah soalnya debunya banyak dan bikin kotor,” katanya.

“Secara wilayah kita memang berada di daerah yang sangat dekat dengan kawasan industri,” tambahnya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, Amriti mengaku sudah melaporkan kejadian hujan debu itu kepada Lurah Rawa Arum. Amriti berharap ada pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa hujan debu hitam pekat di lingkungan tempat tinggalnya itu.

“Kurang tahu darimananya, pabrik kan banyak dan lokasi kita deketan. Cuma kalau angin lagi kencang pasti sekampung terdampak,” tandasnya.

Baca Juga: Kawasan Industri Krakatau Steel Cilegon Diblokir Buruh, Tuntut Kenaikan UMK

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait