Butuh Semalaman Padamkan Pabrik Korek Api Terbakar, Ternyata Penyebab Kebakaran Gegera Ini

"Bagian Quality control korek api gas nya. Saksi yang melihat ada percikan api, pada saat mau dipadamkan sama apar tapi api sudah membesar," kata Kapolsek Pakuhaji.

Hairul Alwan
Rabu, 03 November 2021 | 09:44 WIB
Butuh Semalaman Padamkan Pabrik Korek Api Terbakar, Ternyata Penyebab Kebakaran Gegera Ini
Petugas BPBD Kabupaten Tangerang berupaya memadamkan api dari pabrik korek api di Pakuhaji,Kabupaten Tangerang, Selasa (2/11/2021). {Muhammad Jehan Nurhakim]

SuaraBanten.id - Pemadaman pabrik Korek api terbakar di kawasan Pergudangan Sungai Turi, Pakuhaji, Kabupaten Tengerang ternyata mebutuhkan waktu semalaman. Pabrik korek api gas itu diketahui terbakar, Selasa (2/11/2021) sore sekira pukul 15.40 WIB.

Sementara untuk pemadaman dilakukan tim BPBD Kabupaten Tangerang hingga Rabu (3/11/2021) dini hari sekira pukul 04.00 WIB. Nah, timbul pertanyaan api kebakaran itu penyebabnya muncul dari mana?

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kapolsek Pakuhaji, AKP Dodi Abdul Rohim mengatakan, penyebab kebakaran tersebut berasal dari percikan api yang muncul di bagian Quality control pabrik tersebut.

"Bagian Quality control korek api gas nya. Saksi yang melihat ada percikan api, pada saat mau dipadamkan sama apar tapi api sudah membesar," kata Dodi melalui pesan singkat kepada suara.com, Rabu (3/11/2021).

Baca Juga:Terungkap! Cekcok Pedagang Malabar Berujung Penusukan Akibat Dendam, Polisi Kejar Pelaku

Dodi juga mengatakan api itu berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar pada Rabu, (3/11) pukul 04.00 WIB. 

"Sekitar pukul 04.00 WIB (api dipadamkan) sekarang lagi proses pendinginan," tuturnya.

Meski lamanya proses pemadaman, Dodi memastikan api tersebut tidak menjalar kepemukiman warga. Hal ini dipastikan, karena wilayah itu merupakan komplek pergudangan.

Selain itu ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun jumlah kerugian akibat kobaran api itu masih dalam penyelidikan.

"Siapppp, insya allah nihil mas (tidak ada korban jiwa). Untuk kerugian belum dapat ditaksir, masih diselidiki," ucap Dodi.

Baca Juga:Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani di Pasar Kemis Digelar Hanya Untuk Keluarga Santri Cilongok

"Api tidak (merembet ke rumah warga) Karena ini kawasan pergudangan," imbuhnya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini